Banyak Salah Kaprah! Oli Mesin Mobil Hybrid Memiliki Kriteria Berbeda dari Kendaraan Biasa
Banyak Salah Kaprah! Oli Mesin Mobil Hybrid Memiliki Kriteria Berbeda dari Kendaraan Biasa--
Ini membuat oli tidak cepat panas dan tidak mencapai suhu ideal untuk membakar residu atau kotoran.
Jika oli tidak dirancang untuk mengatasi masalah ini, penumpukan endapan kotoran (sludge) bisa terjadi lebih cepat.
BACA JUGA:4 Mobil Hybrid Murah yang Lagi Jadi Incaran Juli 2025, Harga di Bawah Rp400 Juta!
BACA JUGA:Pemerintah Tolak Beri Insentif Kendaraan untuk Mobil Hybrid, Begini Alasannya
Kriteria Oli untuk Mobil Hybrid
Berikut adalah beberapa kriteria utama yang harus dipenuhi oleh oli yang cocok untuk mesin mobil hybrid:
1. Kekentalan Rendah
Mobil hybrid membutuhkan oli dengan kekentalan (viskositas) yang sangat rendah, seperti 0W-20 atau 5W-30. Angka "0W" atau "5W" menunjukkan seberapa encer oli saat suhu dingin (W = Winter). Oli yang encer akan cepat mengalir dan melumasi seluruh bagian mesin saat pertama kali dinyalakan. Ini sangat penting untuk mesin hybrid yang sering mati-hidup.
2. Kandungan Aditif Unggulan
Oli untuk mobil hybrid juga harus mengandung aditif khusus yang membantu mencegah penumpukan endapan (sludge) akibat suhu mesin yang tidak stabil. Aditif detergen dan dispersant yang kuat sangat dibutuhkan untuk menjaga mesin tetap bersih.
3. Sifat Pelumasan Optimal
Karena mesin hybrid sering kali tidak beroperasi dalam kondisi panas, oli harus memiliki sifat pelumasan yang unggul untuk mengurangi gesekan. Menggunakan oli yang tepat akan menjaga komponen mesin, seperti piston dan bearing, dari keausan dini.
BACA JUGA:3 Alasan Kaum Milenial Lebih Suka Mobil Hybrid Dibanding BEV
Kesalahan Umum yang Harus Dihindari
Banyak pemilik mobil hybrid yang tidak menyadari pentingnya pemilihan oli ini, mereka mungkin tergiur dengan harga oli yang lebih murah atau menggunakan oli sisa dari mobil konvensional lainnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: