Ada Aksi Demo Aliansi Mahasiswa di Sekitar Monas, 1.436 Personel Gabungan Diterjunkan

Ada Aksi Demo Aliansi Mahasiswa di Sekitar Monas, 1.436 Personel Gabungan Diterjunkan

Personel Polda Metro Jaya-Humas Polres Metro Jakarta.-

Radarpena.co.id - Sebanyak 1.436 personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan aksi unjuk rasa yang digelar Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Sipil di kawasan selatan Monumen Nasional, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat.

Pengamanan dilakukan oleh aparat dari Polda Metro Jaya bersama jajaran Polres Metro Jakarta Pusat serta kepolisian sektor di wilayah terkait guna memastikan kegiatan penyampaian aspirasi berlangsung aman dan tertib.

"Sebanyak 1.436 personel gabungan dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, serta Polsek jajaran dikerahkan untuk memberikan pelayanan agar kegiatan penyampaian pendapat di muka umum berjalan aman, tertib, dan kondusif," kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Reynold EP Hutagalung dalam keterangannya di Jakarta, Jumat.

Polisi Gelar TWG dan Apel Kesiapan

Reynold menjelaskan, sebelum pengamanan dimulai pihaknya telah menggelar Tactical Wall Game (TWG) serta apel kesiapan personel pada pukul 08.00 WIB. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan dinamika massa di lapangan.

"Sebagai langkah antisipasi serta pemetaan potensi dinamika massa di lapangan, seluruh personel diarahkan mengedepankan pendekatan persuasif, dialogis, dan humanis," ujar Reynold.

Ia menegaskan, seluruh personel yang bertugas tidak dibekali senjata api selama pengamanan aksi berlangsung. Petugas diminta mengedepankan pendekatan yang humanis serta tetap bertindak profesional dalam menjalankan tugas.

“Kita hadir untuk melayani saudara-saudara kita yang menyampaikan pendapat. Personel di lapangan tidak membawa senjata api dan diperintahkan untuk selalu mengedepankan sikap humanis, persuasif, dan profesional,” tutur Reynold.

Imbauan untuk Peserta Aksi dan Pengguna Jalan

Selain itu, pihak kepolisian juga mengimbau para orator maupun peserta aksi agar menyampaikan aspirasi secara tertib. Peserta diminta tidak memprovokasi massa lain, tidak menutup jalan umum, serta tidak melakukan tindakan anarkis seperti membakar ban bekas maupun merusak fasilitas publik.

Reynold juga mengingatkan agar massa aksi tidak melawan petugas yang melakukan pengamanan dan bersama-sama menjaga situasi tetap kondusif. Masyarakat yang berada di sekitar kawasan Monas juga diharapkan tidak mudah terpancing oleh provokasi.

Sementara bagi pengguna jalan, kepolisian menyarankan untuk mencari jalur alternatif guna menghindari potensi kepadatan lalu lintas di sekitar lokasi aksi.

“Pengaturan lalu lintas bersifat situasional dan akan disesuaikan dengan eskalasi jumlah massa di lapangan. Kami mohon kerja sama semua pihak agar kegiatan berjalan aman, tertib, dan kondusif,” ungkap Reynold. *

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: