BMKG Ungkap Gempa Pacitan M 6,2 Berasal dari Megathrust Dangkal

BMKG Ungkap Gempa Pacitan M 6,2 Berasal dari Megathrust Dangkal

Gempa Bumi --

Radarpena.co.id - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,2 yang mengguncang Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, pada Jumat dini hari WIB, dipicu oleh aktivitas megathrust dengan kedalaman relatif dangkal.

Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono, menjelaskan bahwa gempa tersebut memiliki mekanisme sumber pergerakan naik atau thrusting. Pola ini lazim terjadi pada zona subduksi megathrust di selatan Pulau Jawa, wilayah yang dikenal aktif secara tektonik.

BMKG menilai kondisi tersebut patut disyukuri karena kekuatan gempa tidak menembus magnitudo 7,0. Jika skala gempa lebih besar, potensi terjadinya tsunami di sepanjang pesisir selatan Jawa dinilai akan meningkat signifikan.

Berkaca pada catatan historis, wilayah Pacitan memiliki jejak kejadian tsunami. BMKG mencatat sedikitnya dua peristiwa besar, yakni tsunami pada 4 Januari 1840 dan 20 Oktober 1859, yang dipicu gempa kuat di zona subduksi selatan Jawa.

Secara geografis, Pacitan berada tepat di hadapan megathrust Jawa dan memiliki banyak teluk serta garis pantai yang sempit. Kondisi tersebut berpotensi memperbesar amplitudo gelombang tsunami apabila terjadi gempa besar di laut lepas.

Sebelumnya, BMKG mendeteksi gempa bermagnitudo 6,2 terjadi pada pukul 01.06 WIB. Pusat gempa berada di laut, dengan kedalaman sekitar 58 kilometer di tenggara Kota Pacitan.

Getaran gempa dirasakan cukup luas. Wilayah Pacitan, Bantul, dan Sleman mencatat intensitas IV MMI. Guncangan juga dirasakan di Kulon Progo, Trenggalek, Wonogiri, Malang, Blitar, Surakarta, hingga Banjarnegara dengan intensitas III MMI, serta Tuban dan Jepara pada intensitas II MMI.

Hasil pemodelan BMKG memastikan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami. Hingga pukul 01.35 WIB, juga belum terpantau adanya aktivitas gempa susulan.

 

Sementara itu, berdasarkan data sementara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur, gempa mengakibatkan kerusakan di sejumlah wilayah. Tercatat satu rumah rusak berat di Pacitan, satu rumah rusak ringan di Wonogiri, empat rumah rusak ringan di Bantul, serta satu rumah rusak ringan di Sleman.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: