Jenazah Perempuan Korban Kecelakaan Pesawat ATR 42-500 Tiba di Posko DVI Polda Sulsel

Jenazah Perempuan Korban Kecelakaan Pesawat ATR 42-500 Tiba di Posko DVI Polda Sulsel

Jenazah Perempuan Korban Kecelakaan Pesawat ATR 42-500 Tiba di Posko DVI Polda Sulsel-Dok Antara-

Radarpena.co.id  - Satu jenazah perempuan korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 tiba di Posko Disaster Victim Identification (DVI) Biddokkes Polda Sulawesi Selatan yang berada di area Rumah Sakit Bhayangkara, Jalan Kumala, Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa malam.

Jenazah tersebut sebelumnya dievakuasi dari Posko SAR Tim Advance Jungle Unit (AJU) di Kantor Desa Tompobulu, Kecamatan Balloci, Kabupaten Pangkajene Kepulauan (Pangkep). Sekitar pukul 20.30 Wita, jenazah dibawa menuju Makassar dengan menggunakan mobil ambulans milik TNI dan mendapat pengawalan personel TNI.

Rombongan ambulans yang membawa jenazah tiba di Posko DVI Biddokkes Polda Sulsel pada pukul 22.38 Wita. Setibanya di lokasi, pengamanan dilakukan secara ketat oleh personel TNI dan Polri. Situasi sempat diwarnai desak-desakan warga saat jenazah hendak diturunkan dari ambulans.

Jenazah korban sempat berada beberapa menit di dalam ambulans TNI. Karena proses penurunan berlangsung cukup lama, seorang petugas kepolisian dari Biddokkes Polda Sulsel meminta personel TNI yang mengawal untuk segera membuka pintu ambulans agar jenazah dapat diturunkan dan dibawa ke ruang pemeriksaan kedokteran kepolisian.

Setelah dilakukan serah terima, jenazah yang dibungkus dalam kantong berwarna putih tersebut diserahkan dari pihak TNI kepada tim Biddokkes Polda Sulsel. Selanjutnya, jenazah langsung dibawa masuk ke ruangan untuk menjalani proses pemeriksaan dan identifikasi oleh tim DVI.

Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko menyampaikan bahwa proses evakuasi hingga pengawalan jenazah ke Posko DVI berjalan dengan baik.

“Alhamdulillah, semua berjalan lancar hingga sampai di sini, berkat kerja sama dengan tim gabungan. Mudah-mudahan paket (jenazah korban laki-laki) yang pertama (ditemukan) segera sampai di sini. Diperkirakan akan sampai dini hari,” katanya.

Ia menambahkan, pemeriksaan jenazah sepenuhnya menunggu hasil dari tim DVI sebelum disampaikan kepada publik.

“Apalagi kemarin seluruh keluarga sudah diambil sampelnya untuk diidentifikasi. Saya yakin tidak dalam waktu lama, apalagi ini didukung langsung dari (tim) Jakarta,” katanya.

Hingga saat ini, baru dua jenazah yang berhasil ditemukan dari total 10 korban dalam peristiwa kecelakaan tersebut. Kedua jenazah itu masing-masing berjenis kelamin laki-laki dan perempuan, namun identitasnya belum diketahui. Selain jenazah, tim juga menemukan serpihan pesawat serta barang-barang pribadi korban yang tersebar di kawasan Gunung Bulusaraung, lokasi jatuhnya pesawat ATR 42-500 tersebut. *

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: