Donald Trump Klaim Jadi Presiden Sementara Venezuela
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump -Istimewa-
Radarpena.co.id - Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali memicu kontroversi lewat unggahan terbarunya di Truth Social. Ia membagikan sebuah tangkapan layar yang menyerupai halaman biografi Wikipedia dan mengklaim gelar baru sebagai presiden sementara Venezuela.
Klaim itu muncul setelah AS melakukan penculikan terhadap presiden Venezuela, Nicolas Maduro, bersama istrinya, Cilia Flores, oleh pasukan Amerika Serikat beberapa waktu lalu.
Dalam narasi yang ia bangun, Trump menyatakan telah mengambil alih situasi di Venezuela sebagai bagian dari kepemimpinan Amerika Serikat di bawah dirinya.
Tangkapan layar yang diunggah tersebut menampilkan keterangan seolah-olah Trump menjabat sebagai presiden sementara Venezuela mulai Januari 2026, tanpa melepaskan posisinya sebagai Presiden Amerika Serikat.
Padahal, diketahui saat ini posisi presiden sementara Venezuela dipegang oleh Delcy Rodriguez yang sebelumnya sebagai Wakil Presiden.
Menanggapi situasi tersebut, Rodriguez pada Sabtu 10 Januari menyampaikan sikap tegasnya terkait penangkapan Maduro dan Flores oleh Amerika Serikat yang terjadi pada 3 Januari. Ia menegaskan komitmennya untuk memulangkan pasangan tersebut ke Venezuela.
Rodriguez menyampaikan pernyataan itu saat berbicara dalam sebuah acara komunitas di Negara Bagian Miranda. Ia menegaskan tidak ada keraguan maupun kekosongan kepemimpinan di negaranya.
"Tidak ada ketidakpastian di sini. Rakyat Venezuela yang memegang kendali, dan ada sebuah pemerintahan, yaitu pemerintahan Presiden Nicolas Maduro," katanya Rodriguez.
Ia juga menegaskan tekadnya untuk terus berjuang hingga Maduro dan Flores kembali ke tanah air. Rodriguez menyatakan tidak akan berhenti berupaya, bahkan “sedetik pun”, sampai keduanya kembali ke Venezuela. *
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: