Gubernur Banten Nonaktifkan Kepala Sekolah SMAN 1 Cimarga yang Tampar Siswa Perokok, Netizen Protes Keras
Gubernur Banten Andra Soni-candra pratama-radarpena.co.id Disway group
Di kolom komentar, warganet ramai-ramai menilai keputusan pemerintah daerah tersebut tidak adil dan justru menormalisasi perilaku siswa yang melanggar aturan.
BACA JUGA:Ustaz Yusuf Mansur Klarifikasi Soal Jasa Doa Online: Vidio Lama, Cuma Bercanda
Beberapa komentar bernada kritik berbunyi:
“Keputusan terkocak! Berarti menormalisasi ngerokok di sekolah, Pak?” tulis akun @nuralw**h.
“Menonaktifkan kepala sekolah yang tegas, tapi membiarkan murid perokok. Menuju Banten yang berasap,” sindir @aimargerrard**2.
“Pak Gubernur sehat? Muridnya yang salah, kok kepala sekolahnya yang dihukum?” komentar @nitnit**6.
Hal serupa juga terjadi di akun Dimyati. Banyak netizen menyayangkan pernyataannya yang dianggap justru melemahkan wibawa tenaga pendidik.
“Bapak malah bela murid perokok? Aneh banget!” tulis @_lynze.
“Kepala sekolah tegas malah dinonaktifkan, gimana mau disiplin anak-anak kalau begini,” tambah @kharistianana.
BACA JUGA:Viral! Pasangan Asal Lampung Hina Suku Jawa, Netizen Geram
Kasus ini kini menjadi isu nasional. Mayoritas warganet menilai tindakan Kepala SMAN 1 Cimarga semata-mata untuk menegakkan disiplin di sekolah.
Banyak pihak mendesak agar Dini Pitria tidak hanya direhabilitasi nama baiknya, tetapi juga dikembalikan ke jabatannya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: