Pembelaan Miss Papua Pegunungan Usai Kibarkan Bendera Israel: Itu Ungkapan Iman, Bukan Politik
Merince Kogoya, Miss Papua Pegunungan --Instagram @kogoya_merry
Sementara itu, kontroversi ini juga menyoroti bagaimana ajang kecantikan tidak lagi bisa dilepaskan dari isu sosial dan geopolitik. Reaksi netizen pun terbelah—ada yang mengecam keras, namun ada juga yang menilai Merince menjadi korban kesalahpahaman atas simbol keagamaan.
Namun, keputusan panitia tetap tegas mendiskualifikasi Merince. Posisi finalis Papua Pegunungan kini telah diisi oleh Karmen Anastasya.
Kontroversi Merince Kogoya menjadi pelajaran bahwa simbol yang digunakan di ruang publik tidak bisa dilepaskan dari makna kolektif masyarakat. Terlebih di negara seperti Indonesia, yang menjunjung tinggi solidaritas kemanusiaan dan dukungan terhadap Palestina.
Dalam konteks Miss Indonesia, para finalis bukan hanya mewakili daerah asal, tapi juga wajah Indonesia di mata dunia. Maka, sensitivitas terhadap isu global dan nilai-nilai nasional adalah hal yang tak bisa dinegosiasikan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: