Prakiraan Cuaca Jabodetabek 6 Mei 2025: Waspada Potensi Hujan Guyur Beberapa Wilayah Siang dan Sore Hari
BMKG memprediksi bahwa Jabodetabek akan diselimuti cuaca cerah pada pagi, namun waspada perubahan cuaca pada siang dan sore hari yang berpotensi hujan di beberapa wilayah.--BMKG
Kondisi cuaca di Depok diperkirakan tidak jauh berbeda dengan Bogor. Pagi hari diprediksi berawan, dengan potensi hujan meningkat pada siang hingga sore hari. Hujan yang mungkin terjadi diperkirakan memiliki intensitas sedang.
Pada malam hari, cuaca di Depok diprediksi akan kembali berawan. Suhu udara diperkirakan berkisar antara 23 hingga 31 derajat Celsius dengan kelembapan udara antara 68 hingga 92 persen.
BACA JUGA:Soal Rencana Tolak Pemutihan Pajak Kendaraan, Pemprov DKI Jakarta Bakal Kaji Ulang Lagi
BACA JUGA:Tarif Bus TransJakarta Bakal Naik, Gubernur Pramono: Belum Ada Pengajuan
Tangerang
Wilayah Tangerang diprediksi akan didominasi oleh cuaca berawan sepanjang hari. Meskipun demikian, potensi hujan ringan mungkin saja terjadi pada siang atau sore hari di beberapa wilayah Tangerang bagian selatan.
Pada malam hari, langit diperkirakan tetap berawan. Suhu udara di Tangerang diperkirakan berkisar antara 24 hingga 33 derajat Celsius dengan kelembapan udara antara 60 hingga 85 persen.
Bekasi
Prakiraan cuaca untuk Bekasi menunjukkan kondisi yang serupa dengan Tangerang. Pagi hari diperkirakan cerah berawan, diikuti dengan potensi hujan ringan pada siang atau sore hari.
Pada malam hari, cuaca di Bekasi diprediksi berawan. Suhu udara diperkirakan berkisar antara 24 hingga 33 derajat Celsius dengan kelembapan udara antara 60 hingga 85 persen.
BMKG mengimbau masyarakat Jabodetabek untuk selalu memantau informasi cuaca terkini melalui kanal-kanal resmi BMKG.
Bagi masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan, terutama pada siang dan sore hari, disarankan untuk mempersiapkan diri menghadapi potensi hujan. Pengendara kendaraan juga diimbau untuk berhati-hati dan menyesuaikan kecepatan kendaraan saat hujan turun.
Informasi prakiraan cuaca ini bersifat dinamis dan dapat berubah sewaktu-waktu. Oleh karena itu, penting bagi masyarakat untuk terus mengikuti perkembangan informasi dari BMKG.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: