Pilpres 2029, Golkar Dukung Prabowo Subianto
Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia, menyatakan bahwa partainya kembali memberikan dukungan kepada Presiden terpilih Prabowo Subianto-anisha aprilia-radarpena.co.id Disway group
JAKARTA, RADARPENA.CO.ID – Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia, menyatakan bahwa partainya kembali memberikan dukungan kepada Presiden terpilih Prabowo Subianto untuk maju dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2029 mendatang.
Menurutnya, Prabowo masih membutuhkan satu periode tambahan untuk menyempurnakan visi-misi pemerintahannya.
“Golkar menilai Pak Prabowo masih butuh satu periode lagi untuk implementasi penuh visi dan misi Astacita,” kata Doli saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (25/4/2025).
BACA JUGA:Perluasan Lapangan Kerja, Usul Wamenaker soal Pembatasan Usia Masuk Akal
Doli menegaskan bahwa dukungan Golkar kepada Prabowo bukan keputusan instan. Ia mengungkapkan bahwa pihaknya telah melalui proses diskusi internal yang panjang sebelum memutuskan kembali mengusung Prabowo.
“Kami ini kan mendukung Pak Prabowo sejak Pilpres sebelumnya, dan tentunya dengan diskusi panjang soal visi, misi, serta program yang sudah kami sepakati bersama,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa arah dukungan Golkar didasarkan pada penilaian bahwa Indonesia akan terus berkembang di bawah kepemimpinan Prabowo, terutama melalui program-program unggulan dalam kerangka visi besar Astacita.
BACA JUGA:Lisa Mariana Ungkap Pernah Dipacari Artis dan Pejabat Sebelum Ridwan Kamil, Ini Pengakuan Lengkapnya
Sebagai Wakil Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR RI, Ahmad Doli juga menghormati arah dukungan partai politik lain yang mulai bermunculan menjelang Pilpres 2029.
Ia menyebut hal itu sebagai bentuk kedaulatan masing-masing partai.
“Kalau PAN sudah menyatakan dukungan, PKB juga. Golkar tentu juga sudah mempersiapkan sejak jauh-jauh hari. Kami menghargai keputusan tiap partai,” tuturnya.
Doli memastikan bahwa Partai Golkar akan terus mematangkan strategi politik menghadapi Pemilu 2029, termasuk dalam kontestasi legislatif maupun eksekutif.(anisha)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: