Polisi Tangkap 2 Oknum Suporter yang Lakukan Vandalisme Jelang Laga Persija vs Persib di Bekasi
Polisi Tangkap Dua Oknum Suporter yang Lakukan Vandalisme Jelang Laga Persija vs Persib-Istimewa -
JAKARTA, RADARPENA.CO.ID - Polres Metro Bekasi Kota telah mengamankan dua oknum suporter yang diduga terlibat dalam aksi vandalisme menjelang pertandingan besar antara Persija Jakarta dan Persib Bandung di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi.
Kabag Ops Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Agus Rohmat, mengonfirmasi penangkapan tersebut pada Minggu, 16 Februari 2025.
"Betul, semalam diamankan dua orang yang diduga melakukan vandalisme," ujar Kompol Agus Rohmat kepada wartawan.
Namun, ia belum memberikan informasi lebih lanjut terkait identitas kedua oknum suporter yang terlibat dalam insiden tersebut.
Saat ini, kedua oknum suporter tersebut tengah menjalani proses pemeriksaan di Satreskrim Polres Metro Bekasi Kota.
"Saat ini sedang ditangani oleh Polres," tambah Agus.
Kejadian tersebut sebelumnya viral di media sosial, di mana sebuah bus yang diduga milik suporter Persib menjadi sasaran tindakan vandalisme. Tampak coretan menggunakan cat semprot bertuliskan "Viking anjing" di bagian samping dan depan bus, yang memicu keresahan di kalangan masyarakat.
BACA JUGA:Jelang Derbi Indonesia Persija vs Persib, Macan Kemayoran Siap Bangkit dari Tren Negatif
Aksi vandalisme ini mendapat kecaman keras dari berbagai pihak, mengingat dampaknya terhadap keamanan dan ketertiban menjelang pertandingan yang penuh antusiasme.
Diketahui, Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol Dani Hamdani, mengungkapkan bahwa sebanyak 2.145 personel gabungan dari Polres Metro Bekasi Kota, Polda Metro Jaya (PMJ), serta TNI dikerahkan untuk menjaga keamanan selama pertandingan Persija Vs Persib.
"Kami melakukan pengamanan secara menyeluruh, mulai dari pintu masuk stadion hingga di wilayah sekitar stadion," ujar Kombes Dani.
Diperkirakan jumlah penonton yang hadir mencapai sekitar 27.000 orang.
Oleh karena itu, ia mengingatkan para penonton untuk mematuhi peraturan dan tidak membawa barang-barang berbahaya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: