PIK 2 Blak-Blakan Soal Pagar Laut Misterius Sepanjang 30 Km di Kabupaten Tangerang yang Disegel KKP

PIK 2 Blak-Blakan Soal Pagar Laut Misterius Sepanjang 30 Km di Kabupaten Tangerang yang Disegel KKP

PIK 2 Blak-Blakan soal Pagar Laut Misterius-candra pratama-radarpena.co.id Disway group

Tuduhan keterlibatan PIK 2 dalam proyek pagar laut bermula dari pernyataan sejumlah nelayan tradisional di Desa Kronjo, Kecamatan Kronjo, Kabupaten Tangerang.

Heru Mapunca (47), seorang nelayan setempat, mengaku melihat konvoi lima truk yang membawa bambu menuju Pulau Cangkir pada malam hari.

Rasa penasaran membuatnya memeriksa lokasi pada keesokan harinya, dan di sana ia menemukan sejumlah pekerja yang sedang memilah bambu untuk proyek pagar laut.

BACA JUGA:

“Saat saya tanyakan, mereka bilang proyek ini milik Agung Sedayu. Mereka juga menyebut sudah mendapat izin dari Ketua RT setempat,” kata Heru, mengutip percakapannya dengan para pekerja pada Kamis, 9 Januari 2025.

Heru merasa tidak ada koordinasi yang cukup dengan warga sekitar terkait proyek tersebut, meski pihak pekerja mengklaim bahwa izin telah diperoleh dari RT setempat. Heru pun mengingatkan para pekerja agar menjaga kebersihan lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan, terutama ke laut.

Pagar Laut Terbuat dari Bambu Sepanjang 30 Kilometer

Pagar laut yang dibangun di pesisir Kabupaten Tangerang, terbuat dari bambu dengan ketinggian sekitar 6 meter, diperkirakan membentang sepanjang enam kecamatan dan melintasi 16 desa. Berdasarkan pantauan, pagar tersebut terpasang dengan jarak yang rapat dan berdiri kokoh meski diterpa ombak.

Meski berbagai pihak membantah keterlibatan PIK 2 dalam proyek pagar laut ini, munculnya cerita dari nelayan setempat dan ketegangan antara masyarakat dengan pengembang menambah kompleksitas kasus ini.

Sementara itu, pihak PIK 2 tetap menegaskan bahwa mereka tidak terlibat dalam pemasangan pagar laut tersebut. (candra)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait