Mengulik Sejarah dari Hari Buku Nasional Setiap 17 Mei, Inilah Sosok Pencetusnya

Mengulik Sejarah dari Hari Buku Nasional Setiap 17 Mei, Inilah Sosok Pencetusnya

Ilustrasi buku.-Foto: Unsplash.com/JessicaRuscello-

Padahal, dari segi penilaian infrastuktur untuk mendukung membaca, peringkat Indonesia berada di atas negara-negara Eropa.

BACA JUGA:

Untuk meningkatkan minat baca di Indonsia, perlu upaya kolaboratif antara pemerintah, lembaga pendidikan dan masyarakat. Memang memulai sesuatu yang baru apalagi menjadikannya sebuah kebiasaan itu tidak mudah.

Namun tidak ada kata sulit bagi kita yang mau berusaha dan mencari solusinya. Semoga minat baca Masyarakat Indonesia bisa meningkat untuk ke depannya.

Melihat data-data tersebut, Abdul Malik Fadjar sadar bahwa meningkatkan minat baca masyarakat merupakan sebuah tantangan yang cukup berat mengingat generasi muda yang sudah mulai didominasi oleh sistem komunikasi dengan telepon, tetapi sedikit membaca buku.

Dia kemudian mengajak masyarakat Indonesia untuk meningkatkan minat baca sebab membaca bisa menambah pengetahuan perkembangan dunia modern.

Salah satu upaya Abdul Malik Fadjar dalam hal tersebut adalah dengan mencanangkan peringatan Hari Buku Nasional (Harbuknas) yang diperingati pada tanggal 17 Mei setiap tahunnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: