Tema Hari Bhakti Transmigrasi 2023 Ke 73: 'Satukan Negeri'
Paradigma Transmigrasi di Masyarakat
Melihat dari keterangan resmi pemerintah Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker), tujuan program transmigrasi adalah untuk mengurangi kemiskinan dan kepadatan penduduk di Pulau Jawa. Selain itu, juga untuk memberikan kesemoatan bagi masyarakat yang ingin bekerja dan memenuhi kebutuhan tenaga kerja untuk mengolah sumber daya di Pulau-Pulau di luar Jawa seperti Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, dan Papua.
Kritikan tertuju pada pemerintah Indonesia yang menuding kebijakan transmigrasi ini merupakan upaya untuk memanfaatkan transmigran untuk menggantikan populasi lokal dan melemahkan gerakan separatis lokal.
Atas paaradigma yang meluas di kalangan masyarakat kala itu, program transmigrasi pemerintah itu justru malah menyebabkan masalah dalam sengketa lahan.
BACA JUGA:Sederet Peristiwa Penting 12 Desember yang Diperingati Setiap Tahun
BACA JUGA:Miliarder Hermes Wariskan Rp172 Triliun Pada Tukang Kebunnya
Tidak hanya itu, sering terjadi percecokan antara penduduk lokal dengan warga pendatang pada daerah tersebut.
Seiring berjalannya waktu dan juga perubahan dari lingkungan yang strategis di Indonesia, di masa sekarang transmigrasi dilakukan dengan paradigma baru, dengan sebagai berikut:
- Mendukung ketahanan pangan dan penyediaan papan
- Mendukung kebijakan energy alternatip (bio-fuel)
- Mendukung pemerataan investasi ke seluruh wilayah yang ada di Indonesia
- Mendukung ketahanan nasional pulau terluar dan wilayah perbatasan
- Menyumbang bagi penyelesaian masalah pengangguran serta kemiskinan.
Perlu diketahui, bahwa transmigrasi saat ini tidak lagi bersifat sentralistik dan top down dari Jakarta. Melainkan menjalin Kerjasama Antar Daerah (KSAD).
Kini sudah tidak lagi program pemindahan penduduk, melainkan sebagai bentuk upaya untuk mengembangkan wilayah. Dijelaskan juga semua penduduk memiliki peluang besar untuk menjadi Transmigrasi Penduduk setempat (TPS) dengan proposi 50:50 dengan transmigran penduduk asal (TPA).
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: