4 Kontribusi Penting di KTT G20 India Dan Negara Baru Yang Bergabung
Yang kedua, Menlu Retno menyampaikan bahwa presiden mendukung pemulihan inklusif melalui transformasi digital.
"Presiden menyampaikan bahwa ASEAN telah memiliki Digital Economic Framework Agreement (DEFA), yang dapat melipatgandakan ekonomi digital hingga US$2 Triliun di 2030," tambahnya.
Yang ketiga, presiden melanjutkan dengan mengungkapkan dan menekankan promosi atau pentingnya terus mempromosikan multilateralisme.
"Mempromosikan multilateralisme melalui reformasi tata kelola global yang mengakomodasi kepentingan negara berkembang," ucapnya.
Keempat, Menlu RI menyampaikan bahwa Presiden Jokowi mengatakan bahwa MIKTA harus terus menjadi bridge builder dan peace maker.
Poin Pembahasan Penting Dalam G20 Di India
Para pemimpin 20 negara besar dunia mengakhiri pertemuan puncak di ibu kota India pada hari Minggu, 10 September 2023 untuk mengatasi perpecahan mendalam terkait perang di Ukraina untuk menghasilkan dokumen konsensus dan bergerak maju dalam isu-isu seperti merombak lembaga-lembaga seperti Bank Dunia.
Mereka juga secara resmi mengakui Uni Afrika ke dalam blok tersebut agar kelompok tersebut lebih representatif.
Negara-negara G20 sepakat bahwa negara tidak dapat merebut wilayah dengan kekerasan dan menyoroti penderitaan rakyat Ukraina, namun menghindari kritik langsung terhadap Rusia atas perang tersebut.
Deklarasi tersebut dipandang sebagai pelunakan posisi yang diambil G20 tahun lalu ketika mereka mengutuk Rusia atas perang tersebut dan menuntut agar mereka menarik diri dari Ukraina.
BACA JUGA:China Rilis Peta Baru, Wilayah Negara-negara ASEAN hingga India Banyak yang Diserobot!
Para diplomat mengatakan Rusia tidak akan pernah menerima kecaman langsung dan hal ini tetap merupakan hasil yang sukses karena semua orang termasuk Rusia berkomitmen untuk tidak merebut wilayah tersebut dengan kekerasan.
Tuan rumah India, bersama Brasil, india, dan Afrika Selatan, memainkan peran penting dalam menghindari perpecahan G20 akibat konflik Ukraina, kata para pejabat, yang mencerminkan semakin besarnya kekuatan negara-negara berkembang di Selatan dalam kelompok tersebut.
Persatuan Afrika Di Dalam Klub
Uni Afrika yang beranggotakan 55 orang secara resmi dijadikan anggota tetap G20, setara dengan Uni Eropa, agar kelompok tersebut lebih representatif.
Hingga saat ini hanya Afrika Selatan yang menjadi anggota G20.
Masuknya Uni Afrika akan memberikan suara yang lebih besar kepada negara-negara Selatan dalam G20 dimana negara-negara G7 telah lama memainkan peran dominan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: