Viral! Pengunjung PRJ Kecebur Gorong-Gorong di Area Parkir Liar, Ini Kata Pengelola JIExpo
Tangkapan layar pengunjung tercebur di gorong-gorong PRJ-cahyono-radarpena.co.id Disway group
JAKARTA, RADARPENA.CO.ID – Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya video seorang pria yang diduga terperosok ke dalam gorong-gorong saluran air di kawasan sekitar Jakarta Fair Kemayoran (JFK) atau yang lebih dikenal dengan nama Pekan Raya Jakarta (PRJ).
Video tersebut pertama kali diunggah akun TikTok @_n1fah pada Jumat (27/6/2025).
Dalam tayangan berdurasi singkat itu, tampak seorang pria tanpa mengenakan atasan berada di dalam gorong-gorong, sementara sejumlah warga berkerumun di lokasi dan berupaya menarik korban ke atas.
BACA JUGA:5 Tablet Murah Terbaik 2025 untuk Pelajar, Pekerja, dan Gamer: Performa Ngebut, Harga Terjangkau!
Menurut keterangan pengunggah, insiden itu terjadi di area parkir liar yang gelap tanpa penerangan memadai, sehingga lubang besar di atas saluran air tidak terlihat oleh korban.
"Ini bahaya banget, di area parkir motor liar ada lubang besar dan gelap, tapi nggak ditutup atau dikasih pembatas," tulis akun @_n1fah di kolom deskripsi video.
Menanggapi kejadian tersebut, General Manager Operational JIExpo, Oki Setiawan, memastikan bahwa lokasi kejadian berada di luar area tanggung jawab penyelenggara PRJ.
"Itu di Jalan Rajawali Selatan, bukan di area JIExpo," ujar Oki saat dikonfirmasi media, Minggu (29/6/2025).
Pihak JIExpo menegaskan bahwa lokasi tersebut merupakan area publik yang kerap dimanfaatkan sebagai lahan parkir liar, sehingga bukan bagian dari area resmi Jakarta Fair.
BACA JUGA: 3 Pejabat Pemprov Sumut Jadi Tersangka, Buntut OTT KPK Proyek Jalan Rp231 Miliar
Sebagai langkah antisipasi terhadap gangguan keamanan dan kenyamanan, penyelenggara PRJ tahun ini menerjunkan petugas keamanan berpakaian sipil.
Langkah ini dinilai efektif untuk menyamar di tengah kerumunan pengunjung dan mencegah aksi kriminalitas.
Nov Suryadi, Asisten GM Operasional JIExpo menjelaskan bahwa petugas menyebar tak hanya di dalam, tapi juga di luar area PRJ.
“Kami minta mereka berpakaian sipil agar bisa menyamar. Ini efektif untuk menangkap pelaku kejahatan dan menjaga pengunjung,” ujar Nov.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: