Terungkap! Ternyata Sekuriti Bandara Soetta Pelaku Pembakar Balita 4 Tahun, Kekasihnya Ibu Korban

Terungkap! Ternyata Sekuriti Bandara Soetta Pelaku Pembakar Balita 4 Tahun, Kekasihnya Ibu Korban

Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho-candra pratama-radarpena.co.id Disway group

"Saya belum tahu, tapi menurut keterangan istri pertama atau kedua asalnya dari wilayah tersebut," urainya.

Zain juga mengungkapkan hasil autopsi korban bocah 4 tahun terdapat luka yang diakibatkan benda tumpul. Hal ini dikatakan berdasarkan hasil autopsi korban.

"Sebab kematian korban dari hasil autopsi adalah akibat kekerasan benda tumpul pada bagian leher yang mengakibatkan tersumbatnya jalan nafas," kata Zain dalam keterangannya, Selasa, 29 April 2025

BACA JUGA:Anggota DPRD Kota Bekasi Minta Kejelasan Pemkot Bekasi Soal Penggunaan Rp31 Miliar untuk Penanganan Banjir

Sebelumnya, Ahmadi Saputra (ayah korban) engungkapkan bahwa dirinya tidak mengetahui kronologi awal dari peristiwa tersebut. Sebab, dia dan sang istri berinisial F alias J sudah lama tidak tinggal satu rumah.

"Yang saya tahu itu cuma tahu-tahu anak saya kena musibah saja. Nah, setelah saya datangi, musibah itu sangat tragis," ungkapnya sambil sesegukan.

Walaupun sudah lama tidak tinggal satu rumah, Ahmadi tidak pernah mengajukan talak. Dirinya sengaja meninggalkan sang istri karena ingin memberikan pelajaran.

Pasalnya, sang istri sudah beberapa kali kepergok chating dengan pria lain. Tak hanya itu, Ahmadi juga pernah menangkap basah istrinya sedang melakukan panggilan video call yang tidak wajar dengan laki-laki lain.

BACA JUGA:Jejak Digital Aura Cinta Terbongkar Usai Debat Panas dengan Dedi Mulyadi, Pernah Jadi Bintang Iklan Pinjol

"Anak dititipkan sama yang bukan ranahnya lah. Bukan orang tua kandung lah. Ngapain sih harus dititipkan ke seorang pacar, sedangkan anak itu ada ayah kandungnya," urainya.

"Sebenarnya kalau menurut hukum dan undang-undang agama, dia sudah melanggar peraturan. Kok dia (istri) kenapa bisa gila laki-laki lain? bahkan sampai anak yang jadi korban," sambung Ahmadi.

Di sisi lain, Ahmadi juga mendengar kabar bahwa pihak kepolisian membawa alat perkakas berjenis palu dari dalam kontrakan, usai melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP)

Dia pun menduga, palu tersebut yang digunakan terduga pelaku untuk membunuh anaknya, sebelum akhirnya dibakar untuk menghilangkan jejak.

"Orang kalau dibakar, udah pasti teriak dan berisik, ini kan engga ada yang denger apa-apa, saya yakin anak saya dianiaya dulu baru dibakar buat ngilangin jejak biar disangka korban kebakaran," tuturnya.(chandra)

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: