Kuliah di Monash University Indonesia Kini Bisa dari S1, Ini Pilihan Jurusannya!
Monash University Indonesia -Instagram/ @monashuni_indonesiacommunity-
BACA JUGA:8 Negara dengan Jam Sekolah Paling Singkat di Dunia, Nomor 3 Langganan Juara Pendidikan!
Mulai dari pengembangan software, keamanan siber, hingga kecerdasan buatan (AI).
“Bachelor of IT ini sangat fleksibel. Mahasiswa akan belajar dari tahap riset, desain, hingga deployment dan maintenance,” jelas Derry Wijaya, Associate Professor dan Course Coordinator Data Science di Monash University.
Ia menambahkan, kebutuhan tenaga profesional di bidang IT terus meningkat pesat. “Dalam sepuluh tahun ke depan, kebutuhan software developer bisa naik hingga 57 persen. Jadi, prospeknya sangat besar,” ungkapnya.
Mahasiswa program ini juga punya kesempatan untuk menempuh sebagian studi di Australia, memperluas wawasan global sekaligus memperdalam pengalaman profesional di negara dengan ekosistem teknologi maju.
3. Bachelor of Design
Desain bukan lagi sekadar soal estetika. Di Monash, jurusan Bachelor of Design menggabungkan seni, teknologi, dan empati sosial.
Mahasiswa diajak memahami bagaimana desain bisa menjadi solusi bagi kehidupan sehari-hari, baik dalam bentuk desain produk, desain pengalaman pengguna (UX), maupun desain komunitas.
BACA JUGA:5 Negara dengan Sistem Pendidikan Terbaik, Buka Pintu Untuk Masa Depan Cerah!
BACA JUGA:Cara Daftar Sekolah Garuda 2025, Ada Beasiswa Penuh dan Jalur Berbayar
“Desain itu bukan hanya tentang membuat sesuatu terlihat indah, tapi bagaimana menciptakan pengalaman yang bermakna,” ujar Tantia Dian Permata Indah, COO & Vice President (Operations & Enterprises) Monash University Indonesia.
Ia menekankan bahwa program ini sangat relevan dengan masa depan pekerjaan kreatif.
“Kami tidak membatasi hanya pada satu jenis desain. Semua pemilihan program ini disesuaikan dengan kebutuhan skill masa depan,” tambahnya.
Belajar di Dua Negara, Dapat Pengalaman Global
Menariknya, program sarjana Monash University bisa ditempuh selama tiga tahun dengan opsi belajar di dua negara.
Mahasiswa dapat memulai studi di kampus Monash Indonesia selama minimal satu tahun, lalu melanjutkan ke Australia atau cabang Monash lain di dunia seperti Malaysia atau India.
Dengan biaya sekitar Rp200 juta per tahun di Indonesia, mahasiswa juga mendapat akses ke kurikulum global dan dosen internasional.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: