Cerita Horor Gunung Salak: Pendaki Hilang Tiga Bulan, Bertemu Prajurit Kuno, Lalu Muncul di Cirebon

 Cerita Horor Gunung Salak: Pendaki Hilang Tiga Bulan, Bertemu Prajurit Kuno, Lalu Muncul di Cirebon

Ilustrasi gunung angker-Unsplash/ Alexandra Mirghes-

Hari ketiga, ia melihat sosok menyerupai gorila dengan rambut panjang di punggung. Hewan itu tak pernah ia kenali sebelumnya, dan jelas bukan satwa yang biasa ada di hutan tersebut.

BACA JUGA:Cerita Horor Seram! Calista Penyuka Baju Thrifting dan Mimpi Buruk Jendela Waktu

BACA JUGA:4 Kisah Nyata Sopir Ambulans yang Bikin Merinding, Cerita Horor Singkat di Balik Kemudi

Hari keempat, suara raungan mirip macan menggema di sekitar mereka, kali ini terdengar oleh semua anggota rombongan.

Malamnya, Hadi dan Aska bahkan melihat sosok berpakaian putih berdiri di pinggir sungai. Begitu didekati dengan senter, sosok itu hilang seketika. Sejak itu, perjalanan mereka berubah jadi penuh teror.

Bertahan Hidup dengan Segala Cara

Bekal makanan cepat habis. Mereka tak punya pilihan selain bertahan hidup dengan memakan apa saja yang mereka temukan, tumbuhan liar, ikan sungai, ular, bahkan kucing hutan.

Dari sinilah kejadian ganjil lainnya muncul. Setelah memakan daging kucing hutan, Angga, yang asli Betawi dan tak bisa bahasa Sunda tiba-tiba berbicara dalam bahasa Sunda dengan lancar.

Sesaat kemudian ia jatuh pingsan dengan tatapan kosong, seolah melihat sesuatu di belakang mereka.

Perjalanan pun terhenti selama dua hari untuk menunggu Angga sadar. Selama masa itu, mereka sering menjumpai sesajen lengkap dengan dupa di sekitar hutan.

Dari situ mereka sadar, ada “penghuni” lain yang ikut memperhatikan langkah mereka.

BACA JUGA:Cerita Horor Pasar Setan Gunung Lawu, Kisah Nyata di Antara Kabut dan Misteri

BACA JUGA:7 Youtuber Horor Indonesia yang Bikin Merinding, Meneropong Kegelapan Penuh Misteri

Sosok Prajurit Misterius

Tak berhenti sampai di situ, dalam salah satu perjalanan, mereka melihat barisan prajurit dengan pakaian zaman kuno.

Para prajurit itu hanya berjalan lewat, diam, tanpa menoleh sedikit pun. Namun aura yang mereka pancarkan membuat bulu kuduk berdiri.

Keempat pendaki hanya terdiam, tak berani mendekat, apalagi bertanya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait