Batuk Berkepanjangan Pertanda GERD? Spesialis Ungkap Fakta sebenarnya

Batuk Berkepanjangan Pertanda GERD? Spesialis Ungkap Fakta sebenarnya

GERD adalah sebuah kondisi ketika asam lambung mengalir kembali ke kerongkongan. Asam lambung yang seharusnya berada di perut tapi justru naik ke esofagus (kerongkongan).--

Jika mengalami batuk yang disebabkan oleh GERD, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mengatasi gejalanya, termasuk:

Pengobatan dengan Obat Penghambat Asam

Salah satu cara mengurangi gejala GERD adalah dengan mengonsumsi obat penghambat asam, seperti proton pump inhibitors (PPI) atau H2 blockers, yang menurunkan produksi asam lambung dan mengurangi batuk.

 

Perubahan Pola Makan

Menurunkan asupan makanan yang bisa memicu GERD, seperti makanan pedas, asam, dan berlemak, dapat membantu meringankan gejala batuk.

Selain itu, mengonsumsi makanan dalam porsi kecil dan menghindari makan terlalu dekat dengan waktu tidur bisa membantu mengurangi risiko terjadinya refluks asam. Hindari berbaring /rebahan setelah makan.

 

Tidur dengan Posisi Kepala Lebih Tinggi

Tidur dengan posisi kepala yang lebih tinggi daripada tubuh dapat membantu mencegah asam lambung naik ke kerongkongan. Pasien bisa menggunakan bantal tambahan untuk menjaga posisi tubuh tetap nyaman dan mengurangi kemungkinan terjadinya refluks asam.

Menjaga Berat Badan Ideal

Berat badan berlebih dapat memberikan tekanan tambahan pada perut, sehingga mempermudah asam lambung naik ke kerongkongan. Menjaga berat badan tetap ideal dapat membantu mengurangi risiko refluks asam dan batuk yang disebabkan oleh GERD.

“Jika batuk Anda tak kunjung sembuh meski telah mengonsumsi obat batuk atau gejala lainnya terus berlanjut, segera konsultasikan dengan dokter. Batuk yang berkelanjutan bisa menjadi tanda adanya GERD atau masalah medis lainnya,” pungkas Stephanie.(*) 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: