Kontroversi Ending Series Netflix Glass Heart, Begini Penjelasannya

Kontroversi Ending Series Netflix Glass Heart, Begini Penjelasannya

TENBLANK Ketika full personel--

Radarpena.co.id, Jakarta - Series Netflix 'Glass Heart' baru saja rilis pada Kamis (31/7). Ini merupakan karya Takeru Satuh terbaru setelah viral dengan 'Marry My Husband'.

Series ini memiliki 10 episode dengan tensi yang naik turun tiap episodenya.

Karya yang diadaptasi dari novel terlaris karya Mio Wakagi dibintangi Takeru Satoh, Yu Miyazaki, Jun Shison, dan Keita Machida.

 

Penampilan Yu Miyazaki sebagai Akane Saijo segera saja menarik atensi sebagai drummer yang kerap ditolak band. Alasannya: dia perempuan!

Suatu momen magis mempertemukan Yu Miyazaki dengan musisi legenda Naoki Fujitani yang diperankan Takeru Satoh.

BACA JUGA:7 Fakta Menarik tentang A Normal Woman, Film Drama Psikologis Indonesia yang Trending di Netflix

Pertemuan itu nggak sengaja sebagai pintu Akane yang ditolak banyak band dan bilang bakal menyerah atas impiannya jadi drummer kini malah gabung dengan musisi hebat lainnya di TENBLANK.

 

Episode 1 menceritakan premis yang penting dalam Glass Heart betapa chemistry kuartet dalam TENBLANK sangat kuat.

Selanjutnya makin terlihat betapa pentingnya Naoki Fujitani dan hebatnya dia sebagai musisi yang mencintai nada.

BACA JUGA:3 Drama Korea Kriminal Terbaru yang Tayang di Netflix, Penuh Konflik dan Bikin Deg-degan!

Sayangnya Naoki memiliki idealis yang tinggi soal bermusik. Keybordis Kazushi Sakamoto yang diperankan Jun Shison dan gitaris Sho Takaoka oleh Keita Machida pun kena getahnya.

Di sepanjang episode, akan bertemu juga dengan rival Naoki, Toya Shinzaki oleh Masaki Suda yang nggak kalah keren dalam bermusik.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait