Waspada Partai Sanseito, 'Anti Asing' dan Konsep Utamakan Warga Jepang
Partai Sanseito bisa dikatakan lahir di tengah dinamika politik Jepang di era pandemi pada tahun 2020 lalu.--
BACA JUGA:Lima Polisi Jember Dikeroyok Massa PSHT, Satu Polisi Luka Parah
Latar Belakang Berdirinya Sanseito
Partai Sanseito bisa dikatakan lahir di tengah dinamika politik Jepang di era pandemi pada tahun 2020 lalu.
Kata Sanseito (参政党) sendiri bermakna Partai Partisipasi Politik namun dalam pemilihan akronim Inggrisnya mereka memilih istilah Partai DIY atau Do It Yourself.
Pemilihan istilah DIY sendiri merujuk pada tren untuk melakukan kegiatan mandiri secara digital yang popularitasnya naik di kala pandemi.
Partai ini sendiri menarik perhatian nasional karena kebijakannya yang ekstrem, terutama dalam isu anti-imigrasi dan nasionalisme radikal.
Sanseito lahir pada 2020, saat pandemi memicu krisis kesehatan dan ekonomi yang memperparah ketegangan sosial.
Partai ini didirikan oleh kelompok aktivis sayap kanan yang memanfaatkan ketakutan masyarakat akan ancaman imigrasi, globalisasi, dan hilangnya budaya Jepang.
Ideologi mereka berfokus pada slogan “Japanese First”, menolak imigrasi, memperketat kontrol perbatasan, serta melindungi tradisi Shinto-Buddhis dari pengaruh asing.
Selain itu, mereka mengkritik kebijakan multikulturalisme yang dianggap “menjajah” nilai-nilai lokal.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: