Ini Bahayanya Bisa Ular Weling yang Gigit Bocah 12 Tahun Asal Pekalongan hingga Meninggal Dunia
Seorang bocah laki-laki berusia 12 tahun bernama Rafa asal Kabupaten Pekalongan dilaporkan meninggal dunia setelah digigit ular weling, salah satu spesies ular berbisa tinggi yang banyak ditemukan di wilayah Asia Tenggara, termasuk Indonesia.--Pinterest
Tingkat Bahaya Bisa Ular Weling
Bisa ular weling tergolong neurotoksin yang sangat mematikan. Racun ini menyerang sistem saraf pusat, menyebabkan kelumpuhan otot, kesulitan bernapas, bahkan kematian jika tidak segera ditangani.
Gejala umum setelah tergigit antara lain:
• Kesemutan atau mati rasa
• Sulit bicara atau menelan
• Kelemahan otot yang cepat memburuk
• Sesak napas atau gagal napas dalam hitungan jam
Menurut ahli toksikologi, tanpa penanganan medis cepat dan pemberian antivenom yang sesuai, korban gigitan ular weling memiliki risiko kematian yang sangat tinggi.
Kurangnya Akses Penanganan Darurat
Salah satu faktor penyebab meninggalnya bocah Pekalongan ini adalah keterlambatan dalam penanganan darurat dan keterbatasan pasokan serum antivenom spesifik di fasilitas kesehatan tingkat pertama.
Hal ini menjadi peringatan penting bagi pemerintah daerah dan masyarakat akan perlunya edukasi dan kesiapsiagaan terhadap bahaya ular berbisa.
BACA JUGA:Mimpi Ular jangan Diceritakan ke orang lain, Ini alasannya
BACA JUGA:Tips Aman dari Ular: Jangan Tanam 6 Tanaman Ini di Dekat Rumah
Tips Penanganan Awal Gigitan Ular Berbisa
Para ahli merekomendasikan langkah-langkah berikut jika terjadi gigitan ular:
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: