Fakta Selebgram Brasil Juliana Marins Tewas, Keluarga Minta Pertanggungjawaban

Fakta Selebgram Brasil Juliana Marins Tewas, Keluarga Minta Pertanggungjawaban

Sosok Juliana Marins yang terpeleset dan tewas di Gunung Rinjani--

Upaya Evakuasi yang Terlambat dan Menuai Sorotan

Tim SAR dikerahkan, namun keluarga korban menuding bahwa penyelamatan dilakukan terlalu lambat.

Dalam empat hari upaya pencarian, suara Juliana sempat terdengar dari jurang, menandakan bahwa ia masih hidup.

Senter yang ia bawa juga masih menyala saat malam.

BACA JUGA:Penjelasan Resmi Kementerian Pariwisata Terkait Insiden yang Menimpa Wisatawan Asal Brasil di Gunung Rinjani

 

Namun, lambatnya respon dan minimnya peralatan disebut menghambat operasi penyelamatan.

Pada akhirnya, tubuh Juliana dievakuasi oleh relawan lokal, bukan oleh tim resmi SAR. Salah satu relawan, Agam Rinjani, bahkan disebut menuruni jurang pada malam hari untuk menjaga korban.

“Kami menyaksikan kelalaian nyata dalam operasi penyelamatan ini,” kata Isabela Marins, saudara kandung korban, dalam pernyataan kepada media Brasil. “Juliana bisa diselamatkan jika tindakan cepat dilakukan sejak hari pertama.”

 

Kritik Keluarga: “Dia Dibiarkan Mati”

Keluarga Juliana Marins secara terbuka mengkritik otoritas Indonesia, termasuk pengelola Taman Nasional Gunung Rinjani dan Kedutaan Besar Brasil di Jakarta.

Mereka menilai tidak ada pendampingan serius, serta menyebut bahwa banyak informasi yang mereka terima tidak akurat.

Dalam wawancara dengan The Daily Beast, keluarga bahkan menyebut bahwa video evakuasi yang disebarkan oleh pihak terkait adalah “setting-an”, karena dilakukan saat korban sudah tidak bernyawa.

“Kami ingin keadilan dan pertanggungjawaban,” tambah Isabela. “Ini bukan sekadar kecelakaan biasa. Ini adalah hasil dari sistem penyelamatan yang tidak profesional.”

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait