Kapan Malam Satu Suro 2025? Kenali Sejarah dan Ritualnya di Sini!
Ilustrasi malam satu suro-Unsplash/ Tsuyoshi Kozu -
JAKARTA, RADARPENA.CO.ID - Pernah dengar istilah Malam Satu Suro? Malam Satu Suro bukan sekadar pergantian hari atau bulan biasa. Ia adalah malam yang dianggap sangat sakral dan penuh misteri oleh masyarakat Jawa.
Bahkan, banyak cerita dan kepercayaan turun-temurun yang melingkupi malam ini, membuatnya terasa berbeda dari malam-malam lain sepanjang tahun.
Ada yang bilang, di malam itu, batas antara dunia nyata dan dunia gaib menjadi sangat tipis.
Itulah sebabnya, Malam Satu Suro bukan hanya soal ritual adat, tapi juga waktu refleksi batin yang mendalam, kesempatan untuk introspeksi, sekaligus memohon keselamatan dan keberkahan untuk tahun yang baru.
BACA JUGA:Kumpulan 10 Cerita Horor Berdasarkan Kisah Nyata dan Sejarah Kelam yang Tersembunyi
BACA JUGA:Daftar Koin Kuno Peninggalan Kolonial Belanda, Warisan Bersejarah yang Bernilai Tinggi
Penasaran nggak, kenapa malam ini bisa jadi sangat istimewa? Kenapa banyak orang Jawa sampai melakukan ritual khusus yang dianggap penting sekali untuk menjaga keseimbangan diri dan mengusir hal-hal negatif?
Tradisi apa saja yang biasanya dilakukan di malam ini? Yuk, kita kulik bareng-bareng supaya kamu nggak cuma tahu istilahnya, tapi juga merasakan kedalamannya!
Apa Itu Malam Satu Suro?
Malam Satu Suro adalah malam pertama di bulan Suro, bulan pertama dalam kalender Jawa. Kalau di kalender Islam, ini sama dengan malam pertama bulan Muharram.
Nah, bagi masyarakat Jawa, malam ini bukan sekadar pergantian tanggal biasa, tapi dianggap penuh dengan aura mistis dan magis.
BACA JUGA:9 Peristiwa Penting di Bulan Dzulhijjah dalam Sejarah Islam
Banyak yang percaya kalau batas antara dunia nyata dan dunia gaib jadi tipis di malam ini. Makanya, Malam Satu Suro kerap dijadikan waktu untuk introspeksi diri, memohon keselamatan, dan menjaga diri dari energi negatif.
Kapan Malam Satu Suro?
Kalender Jawa itu berbeda sama kalender biasa yang kita pakai sehari-hari. Jadi, tanggal Malam Satu Suro tiap tahun berubah-ubah dalam kalender Masehi, biasanya mundur sekitar 10-11 hari tiap tahunnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: