Karir Bintang Muda Catur Indonesia, Shafira Devi Herfesa ke Panggung Dunia

Karir Bintang Muda Catur Indonesia, Shafira Devi Herfesa ke Panggung Dunia

Profil dan karir Shafira Devi Herfesa pecatur muda asal Sleman siap hadapi Kejuaraan Dunia di Georgia 2025--

Radarpena.disway.id, Jakarta - Di tengah medan catur Indonesia yang semakin dinamis, nama Shafira Devi Herfesa mencuat sebagai salah satu harapan besar masa depan. Remaja kelahiran Sleman, Yogyakarta, 13 Desember 2008 ini sukses menarik perhatian dunia catur internasional berkat prestasinya yang luar biasa, terutama setelah menjuarai Women’s Asian Zone 3.3 Championship 2025 di Mongolia dan meraih tiket ke ajang prestisius FIDE Women’s World Cup 2025.

 

Membuka Langkah Sejak Usia Dini

Shafira mengenal catur sejak usia tiga tahun, diajarkan langsung oleh sang ayah yang juga seorang pecatur. Bakatnya cepat berkembang. Pada usia SD kelas dua, ia sudah mulai mengikuti turnamen resmi dan menunjukkan dominasi di berbagai kejuaraan lokal dan nasional.

Seiring waktu, performanya semakin meyakinkan. Ia menyabet medali emas di Porda DIY 2022, menjadi juara nasional kelompok usia U-19, dan turut mengharumkan DIY dalam PON Aceh–Sumut 2024.

BACA JUGA:Pecatur Cantik dan Muda asal Sleman masuk Piala Dunia Catur 2025 di Georgia

Melangkah ke Level Asia dan Dunia

Puncak prestasinya terjadi saat ia mencetak kejutan besar di Zona 3.3 Asia 2025. Menghadapi deretan pecatur tangguh dari Mongolia, Vietnam, hingga Filipina, Shafira tampil percaya diri dan konsisten, meraih 7 poin dari 9 pertandingan. Ia bahkan mengalahkan Woman Grandmaster (WGM) asal Mongolia, Turmunkh Munkhzul, lewat permainan strategis yang memukau dengan pembukaan Ruy Lopez: Morphy Defense.

Atas pencapaian ini, ia dinobatkan sebagai Woman International Master (WIM), sekaligus menjadi pecatur keempat Indonesia yang berhasil lolos ke FIDE Women’s World Cup, menyusul jejak legenda seperti Utut Adianto, Susanto Megaranto, dan Medina Warda Aulia.

BACA JUGA:Bikin Heboh, Pecatur Nomor Satu Dunia Gebrak Meja Usai Kalah dari Gukesh Dommaraju

Konsistensi dan Gaya Bermain

Dengan rating FIDE standar 2167 per Juni 2025, Shafira juga aktif di platform catur daring seperti Chess.com dan Lichess, mencatatkan tingkat kemenangan mencapai 67% dalam pertandingan terakhirnya. Gaya bermainnya dikenal fleksibel namun solid, dengan kecenderungan bermain strategis di middle game dan taktis di endgame.

BACA JUGA:'Sharbel', Bocah 9 Tahun Atlet Catur Junior yang Beraksi di Kejurnas Depok 2024, Intip Profilnya

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: