Pemilik Populasi Usia Produktif Terbesar di G20, Indonesia Masuk Tiga Besar
Populasi usia produktif di G20--
Namun, potensi ini hanya bisa dimaksimalkan bila dibarengi dengan perbaikan kualitas pendidikan, penciptaan lapangan kerja, serta peningkatan produktivitas tenaga kerja.
BACA JUGA:Jangan Asal Cuci! Ini Cara Membersihkan dan Memasak Daging Kurban Sesuai Anjuran Ahli
Tantangan di Balik Keunggulan
Meskipun India unggul dari sisi kuantitas, tingkat partisipasi angkatan kerja di negara tersebut masih tergolong rendah, terutama di kalangan perempuan.
Sementara itu, Tiongkok—meskipun populasinya menua—memiliki tingkat partisipasi tenaga kerja yang lebih tinggi dan infrastruktur ekonomi yang sudah lebih matang.
Indonesia juga menghadapi tantangan serupa: rendahnya produktivitas kerja, kesenjangan keterampilan, dan tingginya angka pengangguran tersembunyi, terutama di sektor informal.
BACA JUGA:8 Kebiasaan Orang Sukses yang Bisa Kamu Tiru agar Hidup Lebih Produktif dan Terarah
Modal Demografi Bukan Jaminan
Dominasi India, Tiongkok, dan Indonesia dalam hal jumlah penduduk usia produktif menunjukkan bahwa Asia menjadi pusat pertumbuhan tenaga kerja dunia.
Namun, keunggulan demografis bukanlah jaminan keberhasilan ekonomi. Ia harus dikelola dengan baik melalui investasi di bidang pendidikan, kesehatan, teknologi, dan ketenagakerjaan.
Jika tidak, populasi besar justru bisa menjadi beban sosial dan ekonomi, alih-alih menjadi kekuatan pembangunan.
India kini memimpin G20 dalam hal jumlah penduduk usia produktif, disusul Tiongkok dan Indonesia.
BACA JUGA:Viral Livy Renata Bikin Geger Medsos, Hot Membara dengan Warna Merah
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: