Fenomena Baru Terjadi di Negara-negara Arab, Bikin Melongo

Fenomena Baru Terjadi di Negara-negara Arab, Bikin Melongo

Fenomena yang sering terjadi di negara arab--

 

Hal sama juga terjadi di Arab Saudi. Mengutip laporan "Saudi Arabia 2021 International Religious Freedom Report (2021)", tercatat ada 224 ribu yang memilih tidak beragama, baik ateis atau agnostik.

BACA JUGA:Inilah Sejarah dan Makna Suci yang Tersembunyi, Lebih dari Sekadar Ketupat dan Maaf-maafan

Protes ke Pemerintah

Dengan begitu, Hannah Wallace dalam artikel "Men without God: The Rise of Atheism in Saudi Arabia" (2020) menjelaskan ini tidak terlepas dari sikap politik pemerintah yang menggunakan agama. Hal itu, tulisnya, setidaknya terjadi di Arab Saudi.

Akibatnya, penduduk yang kritismenolak dan menganggapnya politisasi. Makin mudah mengakses dan berinteraksi dengan kelompok serupa di dunia maya juga memengaruhi tren ini.

Di Turki, kepemimpinan Erdogan juga diklaim menggeser konsep sekularisme yang telah diajarkan oleh Mustafa Kemal Ataturk.

Beberapa aturan ketat agama diterapkan seperti melarang minuman keras, sehingga membuat beberapa kelompok mulai mengaku tak beragama.

 

Pendapat lain disampaikan oleh Tamer Fouad, koresponden hubungan internasional Guardian. Menurutnya ada dua hal penyebab meningkatnya ateisme di negara Arab.

Aksi Kekerasan

Pertama, adanya pandangan negatif terhadap agama karena pemberitaan buruk. Mulai dari penghancuran masjid, pembakaran gereja, hingga aksi kekerasan lain atas nama agama.

Kedua, munculnya kegagalan kepemimpinan partai dan tokoh Islam pasca-Arab Spring. Arab Spring atau Musim Semi Arab yang berupaya menghadirkan demokratisasi dan perbaikan ekonomi kenyataannya gagal dilakukan oleh banyak negara yang dipimpin dua pihak tersebut.

 

Kegagalan negara untuk memperbaiki kualitas kehidupan politik dan ekonomi membuat rakyat kecewa. Akibatnya mereka tidak lagi memilih partai dan tokoh Islam sebagai pemimpin, sekaligus juga memilih untuk tidak lagi hidup dengan agama.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: