SPMB 2025 Diperbarui, Regulasi segera Diundangkan Februari

SPMB 2025 Diperbarui, Regulasi segera Diundangkan Februari

SPMB 2025 diperbarui--

"(Kartu Keluarga) tak lagi digunakan tetapi domisili siswa. Selama ini temuannya kan manipulasi tempat tinggal ya, tiba-tiba ada masuk KK baru. Nah itu kita antisipasi juga," jelasnya.

BACA JUGA:Murahnya Kebangetan! Yuni Shara Buka Sekolah PAUD SPP-nya Rp3.500 per Bulan, Bisa Bayar Pakai Buah dan Sayuran

3. Kuota Afirmasi Ditambah

Biyanto menyatakan persentase murid masuk sekolah melalui jalur afirmasi akan lebih ditingkatkan dibandingkan persentase sebelumnya. Khususnya bagi calon siswa dari keluarga kurang mampu dan disabilitas.

"Afirmasi seperti penguatan untuk mereka yang disabilitas lalu warga miskin itu persentasenya di up (naikkan)," tuturnya.

Besaran persentase ini sudah disiapkan Kemendikdasmen dan akan segera disosialisasikan ke daerah-daerah seluruh Indonesia.

BACA JUGA:Ide Jualan Makanan untuk Anak Sekolah Modal Kecil Untung Besar

4. Siswa Tak Masuk Negeri Bisa ke Swasta dengan Beasiswa Penyempurnaan juga dilakukan pada jalur yang dahulu disebut sebagai PPDB Bersama. PPDB Bersama menjadi wadah untuk siswa yang belum beruntung diterima pada sekolah negeri.

"PPDB itu dilakukan bersama-sama dengan swasta. Jadi yang tidak masuk ke negeri nanti akan diarahkan ke swasta," ucapnya.

"Dan supaya anak-anak mau, nanti akan dibiayai oleh pemerintah daerah. Ini bagian sistem yang baru nanti akan disampaikan oleh Pak Menteri di hadapan Pak Presiden," imbuhnya lagi.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait