TikTok AS BERDIRI SENDIRI! Dewan Direksi Dikuasai Warga Amerika
TikTok AS BERDIRI SENDIRI, Dewan Direksi Dikuasai Warga Amerika--
“Saya bangga bisa membantu menyelamatkan TikTok. Kini platform ini dimiliki oleh patriot dan investor Amerika,” tulis Trump.
Ia juga berharap langkah tersebut menjadi warisan positif di mata jutaan pengguna TikTok di Amerika.
Bagi lebih dari 200 juta pengguna TikTok di AS, kesimpulan terpentingnya sederhana: aplikasi tetap bisa digunakan. Tidak ada perubahan drastis yang akan langsung terasa dalam waktu dekat.
Namun, perubahan bertahap diperkirakan akan muncul. Terutama terkait algoritma rekomendasi konten.
Dalam kesepakatan ini, TikTok AS akan melakukan pelatihan ulang algoritma menggunakan data eksklusif dari pengguna Amerika.
Oracle ditunjuk sebagai pihak yang mengawasi penyimpanan dan keamanan data tersebut.
BACA JUGA:Viral di TikTok, Cuci Muka Pakai Air Es Beneran Bikin Glowing?
Perubahan basis data ini berpotensi memengaruhi:
- Pola personalisasi konten
- Jenis video yang direkomendasikan
- Distribusi konten kreator lokal
Meski begitu, ByteDance global masih akan menangani beberapa aspek bisnis seperti e-commerce, periklanan, dan pemasaran.
Susunan Direksi Didominasi Warga AS
Dewan direksi TikTok AS terdiri dari tujuh orang, mayoritas warga Amerika. Beberapa nama penting di dalamnya antara lain:
- Shou Chew, CEO TikTok AS
- Kenneth Glueck, eksekutif senior Oracle
- Perwakilan dari Silver Lake, Susquehanna International Group, dan MGX
Oracle, yang dipimpin oleh Larry Ellison, juga berperan sebagai mitra keamanan utama entitas baru ini.
Meski kesepakatan telah rampung, sejumlah analis menilai struktur kepemilikan ini belum sepenuhnya menjawab seluruh kekhawatiran keamanan nasional yang diatur dalam undang-undang Kongres AS.
Sebagai catatan, TikTok sempat tidak dapat diakses selama 14 jam, sebelum pemerintah AS menunda penerapan regulasi ketat terhadap platform tersebut.
BACA JUGA:Kisah Cinta Jule dan Na Daehoon, dari Live TikTok hingga Diterpa Isu Perselingkuhan
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: