Google Resmi Luncurkan Mode AI di Widget Pencarian Android: Fitur Pintar Cara Mencari Infomasi
Intip seberapa terkenal nama kamu di Google--id.pinterest.com
JAKARTA, RADARPENA.CO.ID - Google kembali membuat gebrakan di dunia teknologi dengan menghadirkan Mode AI langsung di widget pencarian Google Search untuk perangkat Android.
Fitur canggih ini tidak hanya terbatas untuk pengguna Pixel, tetapi juga telah tersedia secara luas untuk semua perangkat Android yang telah menerima pembaruan aplikasi Google versi 16.28.
Peluncuran ini jadi langkah lanjutan Google dalam memperluas akses ke kecerdasan buatan (AI) untuk semua kalangan.
Mode AI memungkinkan pencarian yang lebih kontekstual dan personal, didukung teknologi AI terbaru yang mampu memberikan ringkasan dan jawaban langsung berdasarkan permintaan pengguna.
Mode AI: Fitur Pintar yang Tersembunyi di Widget
Menurut laporan dari situs teknologi 9to5Google pada Minggu, 29 Juli 2025, Mode AI bekerja seperti pencarian biasa. Namun bedanya, hasil pencarian yang muncul telah dikurasi oleh AI agar lebih relevan, ringkas, dan mudah dipahami.
Saat pengguna mengetik perintah melalui widget pencarian, sistem langsung mengarahkan ke tampilan penuh Mode AI yang berisi jawaban terstruktur dan penjelasan mendalam.
Ikon Mode AI kini dapat ditemukan di sisi kanan ikon mikrofon dan kamera dalam widget pencarian. Untuk mencobanya, pengguna hanya perlu memperbarui aplikasi Google ke versi 16.28, lalu menambahkan widget pencarian ke layar utama.
Tekan dan tahan widget tersebut untuk mengatur tampilan serta mengaktifkan Mode AI.
Fitur ini pertama kali terlihat pada pengguna aplikasi Google Beta pada April 2025, dan kini secara resmi telah diluncurkan ke pengguna non-beta secara global.
Respons CEO Google: Mode AI dan Ekosistem AI Semakin Berkembang
- BACA JUGA:Berawal dari Proyek Mahasiswa, Kumora Cookies Melejit Jadi UMKM Sukses Berkat Rumah BUMN BRI Jakarta
- BACA JUGA:Viral! Sopir Truk Dipalak Preman di Tanah Abang, Polisi Gerak Cepat Tangkap Pelaku
Dalam laporan pendapatan kuartal kedua 2025, CEO Alphabet dan Google, Sundar Pichai, menyebut lonjakan signifikan pada pengguna layanan berbasis AI.
Salah satu fitur andalan adalah AI Overviews yang kini digunakan oleh lebih dari dua miliar pengguna setiap bulannya, naik dari 1,5 miliar pada Mei lalu. Fitur ini tersedia di 200 negara dan wilayah, menunjukkan adopsi global yang sangat pesat.
Tak hanya itu, aplikasi Gemini yang menjadi pusat pengembangan AI Google, telah memiliki 450 juta pengguna aktif bulanan. Jumlah permintaan harian untuk Gemini pun meningkat lebih dari 50 persen dibanding kuartal sebelumnya.
Pichai juga mengungkapkan rencana pembaruan Mode AI dengan fitur baru seperti Deep Search, alat riset lanjutan untuk mendalami informasi dengan kedalaman kontekstual.
Selain itu, Mode AI ke depannya juga akan memberikan respons yang lebih personal, disesuaikan dengan preferensi dan riwayat pencarian pengguna.
Dampak AI Google yang Semakin Luas
Ekosistem AI Google juga semakin diperluas melalui berbagai platform:
-
Lebih dari 9 juta pengembang telah menggunakan Gemini untuk membangun aplikasi berbasis AI.
-
Sejak Mei 2025, sudah ada lebih dari 70 juta video yang dibuat menggunakan model AI Veo 3.
-
Fitur Google Vids untuk pembuatan video dari teks dalam Google Workspace telah menjangkau lebih dari satu juta pengguna aktif bulanan.
-
Lebih dari 50 juta pengguna Google Meet memanfaatkan fitur catatan rapat otomatis berbasis AI.
Masa Depan AI di Android: Semakin Personal dan Canggih
Peluncuran Mode AI langsung di widget pencarian adalah salah satu upaya Google menjadikan AI sebagai bagian integral dari pengalaman pengguna Android.
Dengan hanya beberapa ketukan, pengguna kini bisa mendapatkan jawaban cepat, ringkasan artikel, bahkan penjelasan kompleks semua disajikan secara cerdas oleh sistem berbasis AI.
Bagi pengguna Android, ini bukan hanya pembaruan biasa. Ini adalah awal dari cara baru berinteraksi dengan informasi, di mana pencarian menjadi lebih intuitif, responsif, dan sesuai kebutuhan personal.
Dengan pembaruan-pembaruan lanjutan yang dijanjikan Google, seperti integrasi Deep Search dan personalisasi mendalam, Mode AI berpotensi menjadi standar baru dalam dunia pencarian informasi digital.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: