Gen Z Ramai-Ramai Tinggalkan Smartphone Canggih, Kini Beralih ke HP Jadul!
Gen Z ramai-ramai tinggalkan smartphone canggih dan beralih ke HP jadul--
JAKARTA, RADARPENA.CO.ID - Di era serba digital seperti sekarang, smartphone seolah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. Namun,
Ada tren mengejutkan yang sedang berkembang di kalangan Gen Z, terutama di Amerika Serikat. Generasi muda ini mulai jenuh dengan kehadiran smartphone yang penuh notifikasi, aplikasi, dan layar yang tak pernah padam.
Sebagai gantinya, para Gen Z memilih untuk kembali menggunakan ponsel jadul atau feature phone. Fenomena ini menunjukkan adanya pergeseran gaya hidup, dari yang serba digital menuju kesederhanaan demi kesehatan mental dan kedamaian hidup.
Gen Z Bosan dengan Smartphone
Menurut Jose Briones, seorang influencer yang aktif mempromosikan penggunaan ‘dumb phone’, sebagian Gen Z mulai merasakan kejenuhan dengan dunia digital yang terus-menerus menuntut perhatian.
"Saya pikir Anda bisa melihatnya dengan populasi Gen Z tertentu - mereka bosan dengan layar (smartphone)," kata Jose Briones, dikutip dari CNBC International.
BACA JUGA:
- Kenali 7 Modus Penipuan WhatsApp yang Sering Muncul di Chat, Jangan Sampai Tertipu!
- Voice Chat WhatsApp Kini Tersedia di Semua Grup, Gak Perlu Telepon Manual Lagi!
Mereka merasa smartphone justru menyita waktu dan merusak fokus. Hal ini memicu gerakan kembali ke ponsel jadul yang hanya bisa digunakan untuk telepon dan SMS.
Tren ini tak muncul begitu saja. Seiring meningkatnya kesadaran akan kesehatan mental, anak muda mencari cara untuk mengurangi paparan media sosial dan distraksi digital.
Feature phone menjadi solusi yang tepat karena tidak memiliki aplikasi sosial seperti Instagram atau TikTok. Mereka menyebutnya sebagai bentuk ‘detoks digital’.
Nokia Kembali Populer
Perusahaan HMD Global, pemegang lisensi merek Nokia, menjadi salah satu yang diuntungkan dari tren ini.
Mereka melihat lonjakan penjualan feature phone di Amerika Serikat sejak 2022, bahkan mencapai puluhan ribu unit per bulan. Padahal di pasar global, penjualan feature phone cenderung menurun.
Kebangkitan ini tak hanya terjadi di AS. Negara-negara di Timur Tengah, Afrika, dan India memang masih mendominasi penggunaan feature phone, dengan pangsa pasar mencapai 80% menurut Counterpoint Research.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: