Begini Kata Miliano Jonathans Usai Debut Manis Bersa Timnas Indonesia Lawan Taiwan
Miliano Jonathans debut bersama Timnas Indonesia-Timnas Indonesia -
Laga ini disebut akan menjadi ujian penting bagi Garuda sebelum menghadapi lawan berat seperti Arab Saudi dan Irak di putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia pada Oktober mendatang.
Namun, Miliano menilai laga ini bisa menjadi ujian penting sekaligus persiapan matang sebelum menghadapi lawan yang lebih berat di putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia pada Oktober mendatang.
"Pertandingan ini bukan hanya soal hasil, tapi juga membangun rasa percaya diri. Jadi mari kita menangkan lagi laga melawan Lebanon agar kita punya perasaan dan momentum positif menyongsong bulan Oktober," pungkasnya.
Dengan performa impresif pada debutnya, Miliano Jonathans diharapkan bisa menjadi salah satu motor permainan Timnas Indonesia, sekaligus simbol keberhasilan strategi naturalisasi pemain keturunan yang terus diperkuat oleh PSSI demi meningkatkan daya saing Garuda di level Asia.
Erick Thohir Ingatkan Jangan Terlena
Sedangkan, Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Erick Thohir memberikan peringatan kepada skuad Garuda agar tidak terlena dengan kemenangan telak 6-0 atas Chinese Taipei dalam laga FIFA Matchday di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya pada Jumat, 5 September 2025 malam WIB.
Menurut Erick, laga sesungguhnya yang akan benar-benar menguji kualitas Tim Nasional (Timnas) Indonesia adalah saat berhadapan dengan Lebanon.
Pertandingan ini dinilai lebih penting karena dapat dijadikan bahan evaluasi dalam mempersiapkan diri menghadapi lawan tangguh seperti Arab Saudi dan Irak di putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
"Jadi tes sebenarnya memang lawan Lebanon, bukan Taiwan," tegas Erick Thohir.
Erick menilai, Lebanon yang kini menempati peringkat 112 FIFA memiliki gaya permainan yang lebih mendekati tim-tim kuat Asia Barat.
Dari segi kekuatan, Lebanon hanya terpaut 59 poin dengan Arab Saudi dan 60 poin dengan Irak, sehingga menjadi gambaran yang relevan bagi pelatih Patrick Kluivert dalam menyusun strategi menghadapi laga resmi Oktober mendatang.
Meski mengapresiasi penampilan impresif Garuda yang sukses menggunduli Taiwan, Erick menegaskan masih banyak hal yang perlu diperbaiki, terutama dalam hal penyelesaian akhir.
"Kalau kita lihat serangannya sudah tajam, tetapi finishing terkadang masih terburu-buru," ungkap pria yang juga menjabat sebagai Menteri BUMN itu.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: