Marcus Rashford Bongkar Akar Krisis Manchester United yang Belum Pernah Juara Usai Ditinggal Sir Alex Ferguson
Marcus Rashford mantan pemain MU -tangkapan layar-
JAKARTA, RADARPENA.CO.ID - Mantan penyerang Manchester United, Marcus Rashford, buka suara soal keterpurukan Setan Merah yang terus berlarut sejak ditinggal Sir Alex Ferguson.
Menurutnya, Manchester United belum pernah benar-benar menjalani masa transisi yang sesungguhnya.
Dalam wawancaranya di podcast The Rest is Football, Rashford secara blak-blakan menyebut bahwa MU kehilangan arah dan prinsip jangka panjang, tidak seperti rival mereka, Liverpool, yang sukses bangkit di era Juergen Klopp.
"Orang bilang kami sudah lama dalam masa transisi. Tapi kenyataannya, transisi itu belum dimulai,” tegas Rashford.
MU Harus Belajar dari Liverpool
Rashford menyebutkan Liverpool sebagai contoh ideal. Klub asal Merseyside itu sempat terpuruk selama dua dekade sebelum bangkit lewat tangan dingin Klopp sejak 2015.
BACA JUGA:Alasan Persija Tak Daftarkan Ryo Matsumura di Putaran Perdana BRI Super League 2025-26
BACA JUGA:PSG Juara Piala Super Eropa 2025 Usai Taklukkan Tottenham Lewat Drama Adu Penalti
“Liverpool tidak langsung juara. Tapi mereka punya rencana dan konsisten dengan pelatih yang sama. Tiga musim pertama tanpa trofi, tapi hasilnya delapan trofi termasuk Liga Champions dan Premier League.”
Menurut Rashford, United terlalu sering bersikap reaktif, mengganti manajer tanpa rencana jangka panjang, yang membuat fondasi tim tidak stabil.
Kritik Pedas untuk Manajemen Klub
Pemain berusia 27 tahun yang kini menjalani masa pinjaman di Barcelona itu mengaku sedih melihat klub masa kecilnya kehilangan identitas.
“United fokus pada kemenangan cepat, bukan arah jangka panjang. Jika arahnya terus berubah, mustahil membangun tim juara liga.”
Ia menekankan bahwa klub besar harus punya prinsip yang jelas, agar siapa pun pelatih atau pemainnya bisa bekerja dalam satu visi.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: