Daftar 5 Merek Mobil yang Tarik Ratusan Ribu Mobil dari Pasaran
Ilustrasi mobil direcall atau ditarik--net
JAKARTA, RADARPENA.CO.ID - Kabar penting bagi pemilik mobil Eropa dan Jepang di Korea Selatan! Lima (5) produsen otomotif ternama—termasuk Volvo, Mercedes-Benz, Nissan, dan Jaguar Land Rover—mengumumkan penarikan sukarela (recall) atas lebih dari 117.000 unit kendaraan akibat ditemukan sejumlah cacat produksi.
Informasi ini disampaikan oleh Kementerian Transportasi Korea Selatan pada Kamis, 15 April 2025, dan melibatkan total 49 model dari lima merek besar.
Rincian atau Daftar Merek dan Masalah yang Ditemukan
1. Volvo Car Korea
Menarik 95.573 unit dari 8 model, termasuk Volvo XC60, karena gangguan software pada perangkat perekam data kendaraan.
Hal ini bisa menyebabkan informasi penting saat berkendara tidak terekam dengan akurat.
BACA JUGA:Kasus Dugaan Pelecehan Dokter Kandungan di Garut, Kemenkes Nonaktifkan STR Sementara
2. Mercedes-Benz Korea
Menarik kembali 17.285 unit dari 9 model seperti S580 4MATIC akibat selang rem yang tidak tahan lama, berisiko mengganggu performa pengereman.
3. Man Truck & Bus Korea
Melakukan penarikan terhadap 1.515 unit truk dan bus karena masalah pada sistem kontrol kendaraan pusat, yang dapat mempengaruhi pengendalian kendaraan.
4. Jaguar Land Rover Korea
Menyasar 1.401 unit, termasuk New Range Rover P530 LWB, akibat potensi masuknya kelembapan pada kamera belakang yang mengganggu visibilitas pengemudi.
5. Nissan Korea
Menarik 591 unit SUV Pathfinder karena komponen kap mesin yang cacat—berpotensi menyebabkan kap terbuka saat kendaraan sedang berjalan.
BACA JUGA:Stafsus Ekonomi Era Presiden Jokowi, Arif Budimanta Diperiksa KPK Terkait Kasus Korupsi Kredit LPEI
Bagi konsumen di Korea Selatan yang memiliki model-model tersebut, produsen akan segera menghubungi pemilik kendaraan dan melakukan perbaikan gratis.
Jika kamu tinggal di luar Korea, informasi ini tetap penting sebagai pengingat akan potensi recall global.
Penarikan kendaraan ini menunjukkan komitmen pabrikan terhadap keselamatan konsumen dan tanggung jawab produk.
Konsumen disarankan untuk selalu memeriksa status recall kendaraan mereka secara berkala, baik melalui website resmi pabrikan maupun otoritas transportasi lokal.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: