Kapolri Ungkap Fakta Baru Kasus Ledakan SMAN 72 Jakarta

Kapolri Ungkap Fakta Baru Kasus Ledakan SMAN 72 Jakarta

Kapolri Jendral Listyo Sigit Prabowo-ilustrasi-Berbagai sumber

Jenderal Listyo juga menegaskan bahwa orang tua terduga pelaku bukan anggota Polri.

“Sementara tidak ada,” ujarnya di Kompleks Istana Kepresidenan.

Tim gabungan kini terus melakukan penyelidikan intensif untuk memastikan motif dan keterlibatan pihak lain, jika ada.

Kapolri menyampaikan bahwa sebagian besar korban luka akibat ledakan sudah membaik dan diperbolehkan pulang.

BACA JUGA: Pertamina Patra Niaga Dukung Kebijakan Pemerintah Melalui Pertamax Green 95, BBM Produksi Dalam Negeri

“Di awal jumlah korban sekitar 50 hingga 60 orang. Alhamdulillah, sekarang sudah banyak yang pulang,” ungkapnya.

Namun, masih ada dua korban yang menjalani operasi, termasuk terduga pelaku.

“Ada dua orang yang saat ini sedang dioperasi. Salah satunya terduga pelaku,” tambahnya.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan bahwa seluruh biaya perawatan korban akan ditanggung Pemprov DKI Jakarta.

“Dalam keadaan seperti ini, Pemprov DKI akan hadir dan menanggung semua biaya rumah sakit bagi para korban,” kata Pramono di RS Islam Cempaka Putih, Jakarta Pusat.

Ia menambahkan, dari 55 korban yang dirawat, sebagian besar sudah dalam kondisi sadar.

“Beberapa korban yang saya ajak bicara semuanya dalam keadaan sadar,” ujarnya.

Hingga kini, tim gabungan Polda Metro Jaya dan Densus 88 terus bekerja untuk mengungkap penyebab ledakan, motif pelaku, dan memastikan tidak ada unsur lain di balik peristiwa yang mengguncang publik ini.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: