Ribuan Mobil VinFast VF8 Ditarik dari Pasaran, Ini Penyebabnya

Ribuan Mobil VinFast VF8 Ditarik dari Pasaran, Ini Penyebabnya

Vinfast tarik ribuan VF8 dari pasaran--vinfast

JAKARTA, RADARPENA.CO.ID - Produsen otomotif asal Vietnam, VinFast, harus menghadapi ujian berat di pasar Amerika Serikat.

Perusahaan itu resmi menarik kembali (recall) 6.314 unit mobil listrik VinFast VF8 setelah ditemukan masalah serius pada sistem pengendaraan pintar Lane Keeping Assist (LKA).

 

Sistem LKA Bermasalah

 

Dilansir CarsCoops pada Minggu (7/9/2025), fitur LKA pada VF8 disebut dapat memberikan koreksi kemudi terlalu kuat saat mobil berbelok lebar maupun tajam.

BACA JUGA:Corn Moon dan Gerhana Bulan Total September 2025 Picu Banjir Rob, Ini Daftar Wilayah Terdampak

Kondisi ini membuat pengemudi kesulitan mengendalikan kendaraan dan meningkatkan potensi kecelakaan.

 

VinFast mengakui kekurangan tersebut berasal dari pengaturan rasio torsi sistem Advanced Driver Assistance System (ADAS) yang menyebabkan dinamika kemudi tidak konsisten.

 

Belum Ada Kecelakaan, Tapi Risiko Tinggi

 

Meski hingga kini belum ada laporan kecelakaan akibat masalah ini, regulator otomotif di AS menilai kasus tersebut cukup serius.

BACA JUGA:Deretan Teknologi Canggih pada Samsung Galaxy S25 FE, Gak Bakal Kecewakan Pemilik

Kantor Investigasi Cacat (ODI) sebelumnya telah membuka penyelidikan setelah menerima 14 keluhan resmi terkait fitur LKA VF8.

 

Keluhan itu meliputi kesulitan sistem dalam mendeteksi marka jalan, input kemudi yang salah, hingga setir yang terlalu keras di tikungan. Bahkan, seorang pemilik mengaku hampir menabrak dinding beton karena setir mendadak kaku.

 

“Masalah ini membutuhkan kendali ekstra dari pengemudi dan berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan,” tulis ODI dalam laporannya.

 

Tanggapan VinFast

 

Sebagai langkah perbaikan, VinFast akan merilis pembaruan perangkat lunak gratis untuk seluruh unit yang terdampak.

BACA JUGA:5 Kesalahan Feng Shui Rumah yang Harus Dihindari agar Tidak Membawa Sial

Update ini diklaim mampu mengurangi getaran kemudi, mempermudah input overriding, serta memperlambat proses peralihan dari sistem otomatis ke pengemudi.

 

VinFast menegaskan pihaknya berkomitmen menjaga keselamatan konsumen dan akan segera menyelesaikan masalah teknis ini.

 

VinFast sendiri tengah gencar melebarkan sayap di pasar global. Baru-baru ini, merek otomotif Vietnam tersebut meraih dua penghargaan dalam ajang GIIAS 2025 di Indonesia.

Namun, kasus recall ini menjadi tantangan serius untuk memperkuat citra dan kepercayaan pasar internasional.

 

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: