Groundbreaking Industri Baterai Listrik Terintegrasi di Karawang, Prabowo: Ini Bersejarah dan Strategis

Groundbreaking Industri Baterai Listrik Terintegrasi di Karawang, Prabowo: Ini Bersejarah dan Strategis

Presiden Prabowo Subianto saat groundbreaking Industri baterai listrik di Karawang-anisha aprilia-radarpena.co.id Disway group

KARAWANG, RADARPENA.CO.ID – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto secara resmi meresmikan Groundbreaking Ekosistem Industri Baterai Listrik Terintegrasi Konsorsium ANTAM-IBC-CBL di Kawasan Artha Industrial Hills (AIH), Kabupaten Karawang, Jawa Barat, pada Minggu (29/6).

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo mengakui bahwa dirinya biasanya enggan menghadiri peresmian proyek berupa peletakan batu pertama atau groundbreaking.

Namun, untuk proyek ini, ia menyebutnya sebagai sesuatu yang bersejarah dan memiliki nilai strategis besar.

BACA JUGA:Andre Rosiade Desak Erick Thohir Pecat Patrick Kluivert, Ada Apa?

“Biasanya saya tidak terlalu mau hadir groundbreaking, tetapi kali ini saya hadir karena saya sadar acara ini bersejarah dan punya nilai strategis bagi masa depan bangsa,” tegas Prabowo.

Langkah Nyata Hilirisasi 

Presiden menekankan bahwa inti dari pembangunan bangsa terletak pada kemampuan mengolah kekayaan alam menjadi produk bernilai tambah tinggi.

“Kunci pembangunan adalah kemampuan bangsa mengolah sumber alamnya menjadi produk yang bermanfaat dan bernilai tambah tinggi. Ini mendorong kemakmuran,” ujarnya.

Lebih lanjut, Prabowo menyebut cita-cita hilirisasi sudah digaungkan sejak era Presiden Soekarno, dan terus berlanjut hingga pemerintahan saat ini.

BACA JUGA: 3 Pejabat Pemprov Sumut Jadi Tersangka, Buntut OTT KPK Proyek Jalan Rp231 Miliar

Groundbreaking ini merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) dengan nilai investasi sebesar USD 5,9 miliar.

Proyek ini berdiri di atas lahan seluas 3.023 hektare dan diperkirakan akan menyerap hingga 8.000 tenaga kerja langsung, mendukung pertumbuhan ekonomi lokal serta menghadirkan 18 proyek infrastruktur, termasuk dermaga multifungsi.

Proyek ini digarap oleh tiga entitas besar:

  • PT Aneka Tambang (ANTAM)
  • PT Indonesia Battery Corporation (IBC)
  • Ningbo Contemporary Brunp Lygend Co. Ltd. (CBL) – bagian dari grup CATL asal Tiongkok.

“Groundbreaking ini bukti keseriusan Indonesia dalam kerja sama kolosal dengan Tiongkok. Ini adalah terobosan besar untuk masa depan energi hijau dan mobilitas nasional,” kata Prabowo.

BACA JUGA:Pengamen Badut di Bekasi Cabuli Anak di Bawah Umur

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait