Jasa Marga Berikan Gratis Tarif Tol Ruas Padaleunyi-Cipularang, Antisipasi Puncak Arus Balik Lebaran 2025

Jasa Marga Berikan Gratis Tarif Tol Ruas Padaleunyi-Cipularang, Antisipasi Puncak Arus Balik Lebaran 2025

Jasa Marga Berikan Gratis Tarif Tol di Padaleunyi-Cipularang-Dok Jasa Marga-

JAKARTA, RADARPENA.CO.ID - PT Jasa Marga (Persero) menyiapkan insentif pembebasan tarif tol di Ruas Tol Padaleunyi dan Cipularang selama puncak arus balik Lebaran 2025.

Kebijakan ini berlaku bagi seluruh golongan kendaraan dengan metode pembayaran apa pun, khusus untuk perjalanan jarak jauh dari Gerbang Tol Cisumdawu Utama ke sejumlah titik tujuan.

Lisye Octaviana, Corporate Communication and Community Development Group Head Jasa Marga, menjelaskan bahwa insentif ini bertujuan mengurangi kepadatan lalu lintas. 

"Jasa Marga terus berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan pemangku kepentingan terkait untuk memastikan perjalanan pengguna jalan tetap lancar dan aman," ujar Lisye pada Rabu, 2 April 2025.

"Pengalihan arus ini bertujuan untuk mendistribusikan volume kendaraan agar tidak terhenti di satu titik, serta memberikan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman bagi masyarakat,” sambungnya.

Adapun, insentif ini berlaku bagi semua golongan kendaraan dengan seluruh metode pembayaran.

BACA JUGA:Penasaran: Mengapa Khong Guan tidak ada Gambar Bapak?

BACA JUGA:Kalender Jawa April 2025 Lengkap dengan Weton dan Pasaran, Hari Baik untuk Rabu Wage

Pembiayaan tarif ini, khusus bagi pengguna jalan tol yang melakukan perjalanan jarak jauh dari Gerbang Tol Cisumdawu Utama menuju Gerbang Tol Kalihurip Utama sepanjang 150 KM, menuju Gerbang Tol Sadang sepanjang 140 km, atau apabila terus menerus ke fungsional Japek II Selatan (sampai dengan Bojongmangu) sepanjang 171 KM.

Insentif transmisi tarif tol ini akan diberlakukan selama periode transmisi lalu lintas yang diperkirakan akan dilakukan pada H+5 dan H+6 atau pada tanggal 6-7 April 2025.

Jasa Marga memperkirakan puncak kepadatan akan terjadi pada H+5 atau 6 April 2025, dengan jumlah kendaraan mencapai 168.529 kendaraan.

Angka ini meningkat sebanyak 3,95% dibandingkan dengan arus puncak balik tahun 2024.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait