Temuan Air Sumur Berpolutan Tinggi Menggangu Kesehatan Warga

Temuan Air Sumur Berpolutan Tinggi Menggangu Kesehatan Warga

Juga ada kejadian salah seorang warga yang berpindah domisili penyakit kulitnya justru bisa berangsur sembuh. Hal itu disinyalir merupakan dampak dari kontaminasi dengan cemaran mineral logam berat di fisik air sumur.

BACA JUGA:SIM Keliling Jakarta 25 Juni 2023 Hadir Di 3 Tempat

Martin menambahkan, " Dulu sebelum air sungai dekat Kelurahan belum hitam begitu sumur rumah kami tidak sekeruh ini, masih layak konsumsi lah." pungkasnya.

Kasus serupa di tempat lain juga pernah diteliti oleh peneliti dari Universitas Diponegoro Program Pasca Sarjana untuk Balai Penelitian Lingkungan Pertanian , Kementerian Pertanian oleh Cicik Oktasari Handayani, Sukarjo, dan Triyani Dewi tahun 2022 lalu.

Bahwa temuan cemaran zat B3 pada perairan cukup membahayakan ekosistem. Beberapa penelitian juga telah menemukan konsentrasi logam berat pada limbah buangan pabrik yang mengalir di sungai Citarum seperti logam Merkuri, Kromium Heksavalen, Timbal dan Cadmium (Putra, 2016). Kandungan logam berat yang ada pada air sungai Citarum akan memberikan dampak yang negatif terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat disekitarnya.

BACA JUGA:Idul Adha 2023 : Jadwal Pelaksanaan Puasa Tarwiyah Dan Arafah, Serta Niat Dan Keutamaan Puasa

Kasus temuan di Pekalongan juga semestinya mendapat perhatian khusus, perlu adanya penelitian lebih lanjut untuk mengetahui jenis dan besaran cemaran dari pihak terkait guna mempersiapkan langkah antisipasi dan penanganan dari permasalahan yang telah terjadi agar tidak berdampak buruk untuk jangka panjangnya.

Sementara itu Dinas Ketahanan pangan dan pertanian Kabupaten Pekalongan telah berupaya mengurangi penggunaan pestisida yang berbahaya untuk lingkungan melalui Koordinator penyuluh Kecamatan Kesesi Unggul D.W., S.P. (20/6/2023) upaya dinas Pertanian Kabupaten Pekalongan mengurangi limbah pertanian telah disosialisasikan intensif pada warganya dan kini dinas Pertanian Pekalongan sedang gencar mengampanyekan pertanian organik untuk kebaikan lingkungan.*** (Drc)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: