Pilihan KB untuk Pria, dari Kondom hingga Vasektomi, Mana yang Tepat Buat Kamu?
Ilustrasi pasangan suami istri-Freepik-
BACA JUGA:10 Tips Berhubungan Badan untuk Pasangan Suami Istri Muda: Rajut Ikatan Lebih Harmonis
Selain mencegah kehamilan, kondom juga berfungsi ganda, yaitu melindungi dari penularan penyakit menular seksual.
Kelebihan:
- Melindungi dari IMS dan HIV.
- Murah, mudah ditemukan, dan tanpa efek samping hormon.
Kekurangan:
- Bisa robek atau lepas jika tidak digunakan dengan benar.
- Beberapa pria merasa sensasinya berkurang saat berhubungan.
3. Suntik Testosteron
Mungkin belum banyak yang tahu, tapi suntik testosteron juga bisa menjadi salah satu cara mencegah kehamilan pada pria. Suntikan ini berfungsi menekan produksi sperma dengan memengaruhi hormon yang mengaturnya.
Namun, karena efeknya bersifat sementara, suntik testosteron perlu dilakukan secara rutin setiap 6-8 minggu.
Kelebihan:
- Bisa membantu menyeimbangkan kadar testosteron bagi pria yang rendah hormonnya.
BACA JUGA:Modal Video Call Seks, Wanita Muda Ini Sukses Peras Pengusaha Sawit Rp1,6 Miliar
BACA JUGA:Penyimpangan Orientasi Seksual dalam Pandangan Islam: Pelanggaran Terhadap Syariat
Kekurangan:
- Perubahan hormon bisa berdampak pada mood dan kondisi kulit (misalnya jerawat).
- Efeknya sementara, jadi harus dilakukan berkala.
Meski pilihan kontrasepsi untuk pria belum sebanyak untuk wanita, kesadaran akan tanggung jawab bersama dalam perencanaan keluarga semakin meningkat.
Dengan berdiskusi terbuka bersama pasangan dan tenaga medis, pria bisa ikut berperan aktif dalam menjaga keseimbangan dan kebahagiaan keluarga.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: