Hari Jadi Lebih Pendek dari Biasanya! Apa yang Sebenarnya Terjadi pada 5 Agustus 2025?

Hari Jadi Lebih Pendek dari Biasanya! Apa yang Sebenarnya Terjadi pada 5 Agustus 2025?

Ilustrasi malam hari-Unsplash/ Pavel Marianov-

Saat mengelilingi Bumi, gravitasi Bulan menimbulkan gesekan dan efek pasang surut.

Energi dari rotasi Bumi dipindahkan ke Bulan, yang menyebabkan orbit Bulan meluas secara perlahan dan rotasi Bumi ikut melambat. Tapi ini efek jangka panjang.

Untuk efek jangka pendek seperti hari ini, posisi Bulan terhadap khatulistiwa Bumi juga memainkan peran penting.

Posisi tertentu bisa mengubah gaya pasang surut harian secara halus, dan itu cukup untuk membuat rotasi Bumi “sedikit lebih cepat” dari biasanya.

Para ilmuwan menggunakan jam atom ultra-presisi untuk mengukur panjang hari secara akurat. Ketika rotasi Bumi melambat, biasanya kita perlu menambahkan “detik kabisat” agar sistem waktu global tetap sinkron, termasuk sistem GPS dan komunikasi.

Tapi, dengan kecepatan rotasi yang meningkat dalam beberapa tahun terakhir, para ilmuwan justru memikirkan kemungkinan penambahan detik kabisat negatif, sebuah skenario yang belum pernah dilakuka.

BACA JUGA:Heboh! Fenomena Langit Gelap di China Siang Berubah Jadi Jam 1 Malam

BACA JUGA:Apa Itu Komet? Yuk Mengenal Benda Langit yang Mistis dan Menakjubkan

Secara umum, perubahan rotasi ini adalah kombinasi dari banyak faktor kompleks, dan bisa terus berubah seiring waktu.

Meski hanya berbeda dalam hitungan milidetik, fenomena ini mengingatkan kita bahwa Bumi adalah planet hidup yang terus bergerak, berubah, dan beradaptasi.

Sementara itu, manusia, sebagai penumpangnya, terus berusaha memahami setiap pergeseran kecil yang terjadi.

Jadi, kalau hari ini terasa singkat, ya memang begitu adanya!

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: