Tahukah Kamu? Bukan Hanya di Mesir, Piramida Ini Ditemukan di Bawah Laut Jepang
Dikenal sebagai Yonaguni Monument, formasi ini telah menjadi pusat perhatian para ahli arkeologi dan geologi sejak pertama kali ditemukan.--Japanese Station
1. Formasi Geologis Alami
Beberapa ahli geologi menyatakan bahwa formasi Yonaguni hanyalah hasil dari pelapukan alami, aktivitas tektonik, dan erosi, yang kebetulan menghasilkan bentuk-bentuk simetris dan menyerupai bangunan manusia. Mereka berpendapat bahwa batuan sedimen di wilayah tersebut memang rentan membentuk sudut tajam secara alami.
2. Karya Peradaban Purba
Di sisi lain, para peneliti seperti Graham Hancock dan Masaaki Kimura, seorang ahli geologi kelautan Jepang, percaya bahwa struktur ini merupakan sisa peradaban kuno yang belum tercatat dalam sejarah. Kimura bahkan menyatakan bahwa terlalu banyak bukti yang menunjukkan adanya pengaruh manusia, mulai dari anak tangga, sudut siku-siku, hingga platform datar.
Kimura memperkirakan usia struktur ini sekitar 6.000 tahun, bahkan ada yang memperkirakan bisa mencapai 10.000 tahun, jauh lebih tua dari Piramida Giza di Mesir yang dibangun sekitar 4.500 tahun lalu.
Mengapa Asal Usulnya Sulit Dipastikan?
Meski bentuk-bentuk geometrisnya sangat mencolok, masih belum ditemukan artefak atau bukti kontekstual seperti tulisan, patung, atau benda kebudayaan lainnya yang bisa memperkuat klaim bahwa monumen ini buatan manusia. Inilah yang membuat sebagian besar arkeolog masih skeptis.
Selain itu, karena struktur ini berada di bawah laut, akses dan eksplorasi pun terbatas.
Penggalian secara mendalam sangat sulit dilakukan tanpa risiko merusak formasi yang ada.
BACA JUGA:Penemuan Jejak Sungai Kuno yang Terkubur di Bawah Lapisan Es Antartika Timur
BACA JUGA:Khasiat Ajaib Habbatussauda: Penemuan Alam yang Menakjubkan
Monumen Yonaguni dan Misteri Sejarah yang Belum Terungkap
Meski belum ada kesimpulan yang pasti, Yonaguni Monument tetap menjadi simbol misteri sejarah yang belum terungkap sepenuhnya.
Apakah ini benar-benar kuil kuno dari peradaban yang hilang, atau sekadar keajaiban geologi alam?
Yang jelas, keberadaan Yonaguni membuktikan bahwa laut masih menyimpan rahasia besar yang belum sepenuhnya terpecahkan oleh ilmu pengetahuan modern.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: