Sudah Mati Tapi Tak Pergi, Kisah Arwah yang Terjebak dalam Kenangan yang Belum Usai, Pesan Akhir yang Menyedih

Sudah Mati Tapi Tak Pergi, Kisah Arwah yang Terjebak dalam Kenangan yang Belum Usai, Pesan Akhir yang Menyedih

Aku masih di sini, tapi sudah mati. Awalnya aku pikir ini hanya mimpi buruk belaka.-Ilustrasi-iStock

Aku duduk disebelahnya, tepatnya dipinggiran kasur, mungkin karena merasa ia membuka matanya perlahan, namun semakin melebar, seolah melihat sesuatu hal yang membuat ia terkejut.

Dia menatapku, tapi tak ada jeritan. Namun ia berkata dengan suara pelan "Kakak jangan sedih ya, kalau belum tenang, kaka belum bisa pergi ya?"

Seketika, tubuhku terasa lemas, pikiranku hampir pecah, dan bertanya dalam hati tak bisa bersuara, apa yang dimaksudnya?

Hari itu, aku mengikuti kerumunan yang menuju pemakaman, aku berjalan di antara mereka, lalu aku melihatnya yaitu foto diriku sendiri sedang tersenyum mengenakan toga kelulusan.

Di situ terlihat jelas, tanggal kematian, penyebab dan apa yang terjadi padaku.

Ternyata, aku sudah meninggal dunia dua hari yang lalu, akibat kecelakaan karena jalan licin. Motorku terpeleset dan kepalaku terbentur cukup keras hingga membuat aku tewas di tempat.

Apa benar aku sudah meninggal? Dan ternyata ini bukan hanya mimpi?

Sesuatu hal yang sulit aku pahami, karena aku merasa masih hidup. Ini membuat aku merasa sangat sedih, banyak hal yang belum sempat tersampaikan olehku.

Bukan kematian yang menyakitkan, tapi kesempatan untuk mengucapkan ke pada ayah dan ibu.

Aku belum sempat minta maaf pada ayah karena membentaknya. Aku belum pernah bilang "terima kasih" pada ibu atas setiap makanan hangat yang selalu dia siapkan.

Aku belum sempat mengirim surat itu ke Alina, surat yang kini hanya jadi kenangan basah air mata.

Aku belum menepati janji menonton film horor bersama adikku di malam minggu, semua itu masih menahanku di sini.

BACA JUGA:Sosok Hantu Hijrah yang jadi Legenda Mistis Bergentayangan di Dunia

BACA JUGA:10 Penampakan Hantu di Rumah Sakit Indonesia yang Terekam Kamera, Jangan Nonton Sendirian!

Kini, aku hanya bisa berjalan diam-diam di tengah malam, menyentuh tanpa bisa dirasa dan berteriak tanpa bisa didengar.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: