Tangis Mengiringi Pemakaman Diogo Jota dan André Silva di Porto
Pemakaman Diogo Jota dan Andre Silva diiringi isak tangis dari kerabat dan keluarga--
Presiden FIFA, Gianni Infantino, hadir secara langsung dan menyampaikan belasungkawa kepada keluarga. Ia menyebut kepergian Jota dan André sebagai “kehilangan besar bagi dunia sepak bola.”
Pelatih Liverpool Arne Slot, mantan pelatih Jürgen Klopp, serta rekan-rekan satu tim dari Liverpool, Penafiel, dan tim nasional Portugal juga hadir. Kapten Timnas Portugal, Bruno Fernandes, meletakkan bunga putih di atas peti sambil menunduk penuh haru.
Penghormatan Nasional
Pemerintah Portugal menetapkan hari berkabung nasional, dan seluruh pertandingan sepak bola di Liga Portugal akhir pekan ini akan menggelar hening cipta selama satu menit. Lampu di stadion utama Porto dan Lisbon dinyalakan sepanjang malam sebagai penghormatan terakhir.
Liverpool FC, tempat Jota bermain sejak 2020, juga menggelar acara peringatan di Anfield, di mana ribuan fans berkumpul dan menyanyikan lagu "You'll Never Walk Alone" sambil membawa lilin.
BACA JUGA:Profil Diogo Jota, Striker Andalan Liverpool yang Tewas dalam Kecelakaan Tragis di Spanyol
BACA JUGA:Diogo Jota Meninggal Dunia dalam Kecelakaan, Begini Respon Cristiano Ronaldo
Selamat Jalan, Dua Pahlawan
Diogo Jota dan André Silva bukan sekadar pemain bola. Mereka adalah panutan, kakak-adik yang tumbuh dari keluarga sederhana di Massarelos dan membanggakan negara mereka di kancah internasional.
Kini, Portugal dan dunia melepas mereka dengan doa dan air mata. Namun kenangan tentang semangat juang, senyum, dan dedikasi mereka akan terus hidup dalam hati para penggemar.
"Orang besar tak pernah benar-benar pergi. Mereka hidup dalam kenangan dan inspirasi," — kutipan dari pernyataan resmi Liverpool FC.
Selamat jalan, Diogo dan André. Lapangan hijau akan merindukan kalian selamanya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: