4 Larangan Malam 1 Suro yang Diyakini Bisa Membawa Kesialan, Jangan Asal Bertindak!

4 Larangan Malam 1 Suro yang Diyakini Bisa Membawa Kesialan, Jangan Asal Bertindak!

Ilustrasi malam satu suro-Unsplash/ Kyle Johnson-

BACA JUGA:Mengurai Sejarah Lebaran Ketupat di Indonesia: Tradisi Unik yang Sarat Makna

BACA JUGA:Tradisi Manten Tebu PG Modjopanggoong Tulungagung, Tanda Buka Giling 2025 Dimulai

2. Tidak Disarankan Membangun Rumah

Dalam kepercayaan lama, malam ini bukan saat yang tepat untuk menciptakan sesuatu yang “besar” secara fisik.

Membangun rumah di malam 1 Suro dipercaya bisa mengundang energi negatif yang membuat bangunan itu tidak nyaman ditinggali.

Konsekuensinya bisa beragam, mulai dari penghuni sering sakit, rezeki yang seret, hingga rumah yang tidak pernah “jadi-jadi” atau sering bermasalah.

3. Tidak Boleh Pindah Rumah

Selain tidak boleh membangun rumah, pindahan rumah juga termasuk dalam daftar pantangan.

Proses pindah rumah dianggap sebagai peristiwa besar dalam hidup seseorang, dan melakukannya di malam 1 Suro dipercaya membawa “aura berat” yang bisa menimbulkan kemalangan.

Pindah rumah saat malam itu bisa berujung pada rejeki yang tersumbat, ketidaknyamanan di tempat tinggal baru, hingga munculnya masalah tak terduga di keluarga.

Oleh karena itu, banyak keluarga Jawa lebih memilih menunda pindahan sampai beberapa hari setelah 1 Suro lewat, sambil menunggu hari yang lebih “netral” secara spiritual.

4. Jangan Menggelar Pernikahan

Bagi pasangan yang sedang merencanakan pernikahan, penting untuk tahu bahwa malam 1 Suro dianggap sangat tidak disarankan untuk menggelar hajatan pernikahan.

Meskipun secara teknis tidak dilarang oleh agama, dalam budaya Jawa, menikah di malam ini dinilai bisa membawa kesialan pada rumah tangga yang baru dibangun.

BACA JUGA:Tata Acara Manten Tebu, Tradisi Mistis Pabrik Gula

BACA JUGA:Tradisi Puasa di Berbagai Agama: Mulai dari Islam hingga Jainisme, Simak Makna dan Caranya

Konon, menikah saat malam 1 Suro bisa membuat pasangan rentan mengalami konflik, kegagalan, atau bahkan perceraian.

Beberapa versi mitos menyebutkan bahwa energi yang mengitari malam 1 Suro lebih cocok untuk introspeksi dan pembersihan diri, bukan untuk perayaan atau pesta yang melibatkan keramaian dan tawa.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait