Dimas Anggara vs Kiesha Alvaro: Diduga Lakukan Kekerasan, Ditantang Pasha Tak Digubris

Dimas Anggara vs Kiesha Alvaro: Diduga Lakukan Kekerasan, Ditantang Pasha Tak Digubris

Terdapat momen dimana Dimas Anggara lakukan kekerasan pada Kiesha Alvaro--

Pasha juga mendesak rumah produksi Screenplay untuk bertanggung jawab dan memastikan keaman di lokasi syuting.

BACA JUGA:Blunder Publik Figur Tasyi Athasyia di Video Cosplay Cleopatra

 

Kronologi Kejadian

  1. Insiden bermula saat Kiesha dan Dimas berada di lokasi syuting dan sedang menjalani proses Blocking. Menurut penuturan dari Okkie Agustina pada momen tersebut Dimas diduga menampar Kiesha tanpa alasan dan tidak dijelaskan dalam skenario.
    "Gampar itu ketika sedang tidak take, masih blocking dan tidak ada dalam script, tapi anak saya tidak membalas", tulis Okkie Agustina.
  2. Setelah kejadian tamparan saat blocking, syuting dilanjutkan dengan adegan yang sudah dirancang dalam naskah.
    Dalam adegan tersebut Kiesha diminta untuk mencengkeram bahu Dimas sebagai bagian dari tuntutan adegan yang memiliki muatan emosi tinggi.
    Namun, menurut Okkie, Dimas justru membalas aksi akting tersebut dengan menendang Kiesha.
    Bahkan setelah adegan selesai, Dimas dikabarkan mendekati Kiesha untuk mengajaknya ribut secara verbal.
    Meski demikian, Okkie menyebutkan bahwa, Kiesha tidak membalas perlakuan Dimas Anggara.

Akibat dari kejadian ini, Pasha Ungu akhirnya turun tangan dan mencari serta menuntut penjelasan dari Dimas Anggara.

Bahkan Pasha juga menyampaikan melalui pesan instgram di akun nadine Chandrawinata (istri Dimas Anggara).

Ia menulis, "Bu tolong tanya suaminya tadi di lokasi syuting dia gampar anak sayaKiesha kenapa?? Saya ayahnya ga terima.. tolong bilang ke suaminya cari saya ya.. saya tunggu.."

BACA JUGA:Langsung Tajir, Ustaz Solmed Bisnis Rokok Berlabel Agama: Sehat dan Sunnah

 

Respon dari Nadine dan Dimas

Mengetahui hal tersebut, hingga kini kabarnya belum ada tanggapan apaun dari Nadine Chandrawinata maupun Dimas Anggara.

Bahkan pihak rumah produksi pun juga tidak nampak memberikan klarifikasi apapun mengenai aksi kekerasan tersebut. (Dms)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: