BPOM Peringatkan Bahaya Residu Pestisida pada Anggur Muscat: Risiko Kanker hingga Kerusakan Hati
Anggur Shine Muscat -tangkapan layar-Instagram:@freshfruits01
Cuci Buah dengan Seksama
Cucilah anggur dengan air mengalir atau rendam dalam larutan tertentu seperti garam atau cuka untuk mengurangi residu pestisida.
Pilih Produk Organik
Pilih buah organik yang bebas dari pestisida untuk mengurangi risiko paparan bahan kimia berbahaya.
Pilih Buah yang Dapat Dikupas
Memilih buah yang dapat dikupas sebelum dikonsumsi dapat membantu mengurangi kontaminasi dari pestisida pada kulit.
Periksa Label dan Informasi Sertifikasi
Periksa label untuk mengetahui negara asal dan informasi terkait sertifikasi keamanan pangan, yang bisa memberi kepastian lebih tentang kualitas pengelolaan buah tersebut.
Langkah-langkah ini diharapkan bisa membantu masyarakat lebih waspada dalam mengonsumsi anggur Shine Muscat dan buah segar lainnya.
BPOM menegaskan komitmennya untuk terus mengawasi produk pangan impor yang masuk ke Indonesia, memastikan agar produk yang sampai di tangan masyarakat memenuhi standar keamanan dan kesehatan.
Diberitakan sebelumnya, Jaringan Peringatan Pestisida Thailand (Thai-PAN) mengumumkan ditemukannya puluhan residu pestisida berbahaya dalam anggur Shine Muscat pada Kamis (24/10).
Sebanyak 23 dari 24 sampel anggur Shine Muscat yang diambil dari 15 toko di seluruh Bangkok terbukti mengandung residu pestisida dengan kadar melebihi batas aman.
"Satu sampel mengandung Chlorpyrifos, bahan kimia berbahaya (Tipe 4) yang dilarang. Sedangkan 22 sampel lain mengandung 14 jenis residu beracun yang melebihi batas wajar," bunyi temuan Thai-PAN.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: